Bupati Purwakarta Ngamuk di Lokasi Tambang, ‘Asa Hayang Ceurik Gogowakan’

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, berbicara dengan Camat BBC saat tengah sidak galian tambang tanah merah di kecamatan BBC.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, berbicara dengan Camat BBC saat tengah sidak galian tambang tanah merah di kecamatan BBC.


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Bupati Anne Ratna Mustika ngamuk di lokasi tambang galian tanah merah.

Beberapa mobil dump truk yang sedang parkir akan mengisi tanah merah diusir oleh bupati anne untuk meninggalkan lokasi galian.

Bupati Anne diikuti oleh rombongan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Camat setempat dan kepala desa.

Lokasi sidak galian tanah merah sendiri berada di desa mulyamekar kecamatan Babakan Cikao (BBC).

 

“Pa kasat pol pp tolong itu mobil suruh keluar semuanya,” kata Bupati Anne dengan nada tinggi, memerintahkan kepada sat pol pp untuk mengusir mobil pengangkut tanah merah.
Tidak hanya sampai di situ, Anne juga tampak naik pitam saat melihat kondisi tambang galian tanah merah yang dinilainya sudah sangat merusak lingkungan.

“Ya Alloh itu tingali mani kawas kitu, asa hayang cerik gogowakan ningalina ge. Kumaha lamun usum hujan, itu imah nu di luhur bisa-bisa kawaba longsor (Ya Allah itu lihat sampai seperti itu, liat kondisi seperti ini jadi pengen nangis histeris – red),” ujar Anne menggunakan bahasa sunda, sambil menunjuk tebing yang cukup tinggi akibat tanah merahnya di ambil.

Kemarahan Anne beralasan, karena saat melihat lokasi galian tanah merah telah menjadi tebing yang tinggi dan terjal. Terlebih lagi, diatas ada beberapa rumah warga yang berbatasan langsung dengan tebing yang dikeruk tanahnya oleh pengusaha galian.

“Semua alat berat yang ada disini juga keluarkan, tidak ada satupun ada alat berat di sini,” geram Ambu, sambil menahan emosi.

Lokasi tambang galian tanah merah teraebut memang dekat dengan jalan tol, sehingga tanah yang diperlukan untuk pengurugan proyek di jalan tol lebih mudah dan lebih dekat.

Dilokasi sendiri, ada sekitar 8 mobil dump truk yang sedang terparkir bersiap di isi oleh tanah merah, sementara untuk Beckho/alat berat berjumlah 11 unit. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds