Hari Ini Bupati Turun Langsung ke Lokasi Tambang Galian Tanah Merah, Langsung Pasang Garis Polisi Tambang Ditutup

Dengan masih menggunakan pakaian olah raga, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika sidak ke lokasi Galian tanah merah dan langsung menyegelnya dengan garis polisi sebagai tanda lokasi di tutup.

Dengan masih menggunakan pakaian olah raga, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika sidak ke lokasi Galian tanah merah dan langsung menyegelnya dengan garis polisi sebagai tanda lokasi di tutup.


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Dengan masih menggunakan pakaian olah raga, bupati purwakarta Anne Ratna Mustika menuju sebuah tempat obyek wisata yang ada di wilayah kecamatan sukatani.

Tujuannya untuk melihat secara langsung protokol kesehatan di tempat wisata keluarga tersebut sebelum new normal dan memastikan kondisi tempat wisata untuk mematuhi protokol kesehatan covid19.

“Setelah olah raga pagi, bupati Anne kemudian menuju salah satu obyek wisata di kecamatan sukatani,” kata salah satu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berada di situ buled kepada pojokjabar.

Setelah selesai dari tempat wisata Anne berencana kembali ke rumah dinas, karena hari sudah menjelang tengah hari. Namun niatnya kembali ke rumah dinas dibatalkan, saat melihat antrian kendaraan dan mencari penyebabnya.

Setelah mendapatkan informasi, Anne kemudian mengetahui pangkal penyebab terjadinya antrian kendaraan yaitu akibat kendaraan-kendaraan besar pengangkut tambang galian tanah merah.

Saat melihat kondisi arus lalu lintas yang padat dan terlihat ada antrian, tanpa kompromi Anne langsung melakukan sidak ke beberapa lokasi tambang galian tanah merah yang ada di kecamatan sukatani tersebut.

“Ambu tadi langsung memerintahkan kepada satpol pp untuk memasang garis polisi, sebagai tanda galian tersebut di segel secara langsung oleh bupati,” kata Yanto, salah satu warga yang berada di lokasi galian tanah merah.

Tidak hanya melakukan penyegelan secara langsung menggunakan garis polisi, Anne juga kemudian mengumpulkan para warga masyarakat yang sedang bekerja di galian tanah merah tersebut.

Dalam arahannya kepada warga, bupati meminta untuk para warga yang bekerja di galian tanah merah untuk bersabar. Hal ini berkaitan dengan penghasilan warga yang bekerja, dengan adanya galian tersebut dapat menunjang perekonomian warga setempat. Apalagi dimasa menuju new normal seperti saat ini, terutama bagi yang belum mendapatkan pekerjaan.

“Saya sudah mengundang para perwakilan masyarakat, aparatur desa para pengusaha tambang galian untuk hadir besok (Senin 6/07) di pemda purwakarta. Untuk melakukan musyawarah dengan kami dari pihak pemerintahan daerah,” singkat Anne, memberitahukan langkah yang dilakukan berkaitan dengan masalah tambang galian tanah merah di sukatani.

Seperti diketahui, beberapa lokasi tambang galian tanah merah sudah beberapa kali di tutup. Kali ini merupakan penutupan dan penyegelan yang ke tiga dilakukan secara langsung oleh bupati purwakarta Anne Ratna Mustika.

Penutupan pertama dilakukan oleh dinas ESDM provinsi, dishub dan satpol pp. Namun para pengusaha galian tetap membandel tidak menggubris walaupun sudah di tutup. Penutupan kedua dilakukan oleh satpol pp yang langsung di awasi oleh komisi I dprd purwakarta, bahkan ketua dprd ikut turun ke lokasi penutupan dan yang ketiga dilakukan hari ini oleh bupati purwakarta. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds