H.Badru dan Anggota TNI yang Dicatut Namanya oleh Media Online Meradang, Bakal Dilaporkan kepada Pihak Berwajib

H. Badru (topi haji hitam) di dampingi Kades Sukatani, Asep Sumpena, saat diwawancara beberapa wartawan di purwakarta.

H. Badru (topi haji hitam) di dampingi Kades Sukatani, Asep Sumpena, saat diwawancara beberapa wartawan di purwakarta.


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – H.Badru warga dari Desa Sukatani Kecamatan Sukatani meradang, karena nama dirinya dicatut dalam sebuah pemberitaan tanpa melakukan konfirmasi ataupun menemui wawancara kepada dirinya.

Demikian hal itu disampaikan oleh H.Badru saat diwawancara pojokjabar, dirinya merasa gelisah atas pemberitaan yang diduga telah memfitnah dan mencemarkan nama baiknya tersebut.

“Saya tidak pernah mengatakan apapun, tapi kenapa nama saya di catut dalam pemberitaan itu. Saya merasa di fitnah dan dicemarkan, terlebih lagi saya sangat tidak enak sama pemilik tanah yang sah memegang sertifikat di blok cilendi desa sukatani,” kata Badru, menerangkan.

Selain mencatut nama H. Badru, media tersebut juga mencatut salah satu anggota TNI yang katanya diduga membekingi urusan tanah di blok cilendi desa sukatani kecamatan sukatani.
Pernyataan itu tentu saja membuat kepala desa sukatani, Asep Sumpena, ikut meluruskan bahwa tidak ada beking-bekingan dalam urusan masalah tanah cilendi desa sukatani kecamatan sukatani.

“Yang mengurus perizinan untuk masalah galian tanah merah itu atas nama Yono, bukan nama anggota TNI yang dicatut namanya tersebut. Jadi pemberitaan di media tersebut tidak benar dan menyudutkan. Kasihan anggota TNI yang tidak tau apa-apa, namanya dicatut,” ujar kepala desa sukatani, saat mendampingi H. Badru.

Sebelumnya disalah satu media online ada judul berita yang sangat menyentak, namun sayang berita tersebut tidak disertai dengan klarifikasi dan konfirmasi kepada nara sumber yang disebutkan. Sehingga narasumber merasa keberatan berencana melaporkan pemberitaan tersebut kepada pihak berwajib. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds