Korban PDP Corona Mulai Berjatuhan, Kini Berjumlah 14 Orang

Para petugas menggunakan APD lengkap saat menguburkan salah satu warga ber status pdp corona pada malam hari, di wilayah sukatani.

Para petugas menggunakan APD lengkap saat menguburkan salah satu warga ber status pdp corona pada malam hari, di wilayah sukatani.


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Jumlah kematian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) akibat virus corona terus bertambah. Sebelumnya jumlah orang yang menghembuskan nafas terakhirnya 13 orang, kini bertambah 1 orang meninggal menjadi 14 orang.

Dari video yang diterima redaksi, satu warga masyarakat purwakarta dimakamkan pada malam hari oleh para petugas kesehatan, dengan SOP kesehatan covid 19 menggunakkan Alat Pelengkap Diri (APD). Pemakaman warga tersebut dikawal ketat aparat kepolisian, tni dan juga dinas peehubungan.

Hal itu terlihat dari beberapa mobil aparat yang berada dilokasi mengamankan jalannya oemakaman, beberapa diantaranya bahkan terlihat menggunakan seragam TNI, Kepolisian dan Dinas Perhubungan.

Menurut salah seorang warga, Video tersebut diambil pada Rabu malam diwilayah sukatani purwakarta sekitar pukul 21.00 WIB.
“Yang dimakamkan berjenis kelamin perempuan, katanya sih masih pdp belum positif,” ujar warga yang namanya minta tidak disebutkan.

Sementara itu, berdasarkan rilis berita kemarin (Kamis 14/05) yang dikeluarkan oleh gugugus tugas covid 19 purwakarta membenarkan bahwa ada satu warga dalam status pdp meninggal dunia.

“Warga yang positif bertambah 1 orang, jumlahnya menjadi 21 orang, kini masih dalam perawatan tim medis,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta, dr Deni Darmawan melalui pernyataan tertulisnya, Kamis 14 Mei 2020.

dr. Deni juga mengatakan, hari ini, jumlah ODP bertambah 2 orang, menjadi 110 orang yang masih dalam pemantauan. Dan PDP juga bertambah 1 orang, 25 orang kini yang masih dalam pengawasan.

“Kami sampaikan juga terdapat 1 orang PDP yang meninggal dunia. Jadi secara kumulatif PDP yang meninggal dunia hingga hari ini berjumlah 14 orang,” kata Deni. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds