Positif Corona Terus Merangkak Tembus Puluhan Orang, PSBB Terkesan Hamburkan Anggaran

Keterangan persebaran covid19 yang dikeluarkan pemda purwakarta pada hari ini

Keterangan persebaran covid19 yang dikeluarkan pemda purwakarta pada hari ini


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Jumlah orang yang terpapar virus corona semakin hari semakin meningkat, perlahan tapi pasti orang yang dinyatakan positif akibat terpapar covid 19 terus merangkak bahkan jumlahnya sudah mencapai puluhan orang.

Data resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah purwakarta per hari ini Jum’at (08/05) penderita akibat virus corona sudah menembus di angka 24 orang, 5 oeang sudah dinyatakan sembuh sementara 19 orang lainnya dalam perawatan.

Sementara untuk tingkat persebaran covid 19, wilayah kecamatan kota purwakarta menempati rengking pertama dengan jumlah pasien positif terbanyak yaitu jumlahnya mencapai 11 orang yang sudah dinyatakan positif.

Sementara untuk peringkat kedua yaitu wilayah kecamatan Babakan Cikoa dengan jumlah penderita covid 19 sebanyak 3 orang, selanjutnya kemudian wilayah kecamatan wanasaya 2 orang dinyakan positif terpapar virus corona. Sementara sisanya yaitu kecamatan jatiluhur 1 orang, Campaka 1 orang dan bungursari 1 orang dinyatakan positif.

Adapun untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya mencapai puluhan orang, atau sesuai data dari pemerintah daerah setempat jumlah pastinya sebanyak 25 orang.
Berbeda dengan yang positif dan PDP, jumlah orang dalam pantauan (odp) mencapai ratusan orang tersebar hampir di semua kecamatan.

Namun jumlah odp yang paling juara berada di kecamatan kota, jumlahnya mencapai 66 orang.
Kondisi ini jelas sangat mengkhawatirkan, semakin hari jumlahnya semakin meningkat. Kebijakan pemerintah dalam mengurangi persebaran covid19 terkesan setengah-setengah, kemungkinan faktor anggran penyebab utamanya.

Sehingga kegiatan PSBB parsial yang dilakukan oleh pemerintah daerah terkesan dipaksakan, karena hanya di 6 kecamatan saja diterapkan psbb. Itupun masih tampak carut marut dalam pelaksanaan penerapan psbb, hal itu membuat banyak pihak curiga pemerintah daerah terkesan hanya untuk menghambur-hamburkan anggaran belaka. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds