Anne Ungkap Bela Sungkawa, Jembatan Penghubung Perbatasan Subang Ditutup

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. Foto: Rmol

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Peristiwa ambruknya jembatan penghubung di perbatasan Campaka-Bungursari yang menewaskan Rohayati (44) warga Cihambulu, Kabupaten Subang akibat tertimbun material jembatan, membuat Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengungkap bela sungkawa.

Anne Ratna mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah cepat dengan meminta bantuan ke pusat jalan dan jembatan untuk membangun kembali jembatan yang baru.

“Tentu jembatan ini sudah tak layak untuk dipakai kembali dan harus buat yang baru. Sementara, sekarang kami akan tutup jembatan yang ini,” ujarnya di lokasi kejadian, Jumat (3/4).

Bukan hanya jembatan tersebut yang kondisinya memprihatinkan, Anne menyebut, ada dua jembatan lainnya yang aliran sungai di bawah jembatannya sama dengan jembatan yang ambruk.

“Ketiganya hampir mirip kondisinya dan kami akan meminta bantuan ke pusat jalan dan jembatan,” kata dia.

Disinggung terkait kondisi jembatan sebelum ambruk yang dalam perbaikan tetap dilintasi pengendara, Anne menegaskan pihaknya telah memutuskan untuk menutup karena adanya pengerjaan penahan jembatan yang dilakukan Bina Marga dan Pengerjaan (DBMP).

“Tapi takdir berkata lain tiba-tiba jembatan terburu ambruk,” ujarnya seraya menyebut jembatan ini dibangun pada 2015.

Diketahui, satu korban yang tertimbun reruntuhan berhasil divakuasi tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran Penanggulangan Bencana Purwakarta, Polres Karawang, hingga BPBD.

Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan dalam keterangannya mengatakan, evakuasi korban reruntuhan jembatan berhasil dilakukan dan didapat satu orang perempuan yang tertimbun.

Menurutnya, kendala petugas dalam melakukan evakuasi ialah lantaran posisi korban yang tertimbun hanya terlihat kepala dan tangannya.

“Evakuasi berjalan dua jam. Sementara datanya satu orang meninggal, dan tiga orang lainnya selamat. Jadi, seluruh korban ada empat orang,” kata dia.

Adapun penyebab utama kecelakaan ini ialah karena curah hujan yang mengakibatkan terjadinya longsor. “Kami akan terus lakukan evakuasi barangkali ada korban lainnya,” demikian Kapolres Purwakarta.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds