Sosok Pendaki Meninggal Dunia di Gunung Parang, Kapolres Purwakarta Berduka

AKBP Andi Nurwandi./Foto: Istimewa

AKBP Andi Nurwandi./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Sosok pria pendaki yang meninggal dunia di wilayah Gunung Parang lantaran jatuh dari ketinggian 50 meter, Sabtu (14/12) ternyata seorang polisi.

Menurut Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengungkapkan rasa duka mendalamnya atas meninggalnya sosok pendaki yang bernama lengkap AKBP Andi Nurwandi.

“Innalillahi wa innalilaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Bpk. AKBP Aandi Nurwandi, Akpol 1996, karena kecelakaan naik tebing di Gunung Parang, Desa Sukamulya, Kecamatan Plered, Purwakarta,” ungkapnya melalui keterangan tertulisnya, Ahad (15/12/2019).

 

Ia menambahkan, kronologis kejadiannya adalah awalnya korban bertiga dengan adik, dan anaknya naik tebing dan turun.

“Tiba-tiba seling putus dan korban terjatuh dari ketinggian kurang lebih 50 meter,” terangnya.

Pada saat terjatuh, ujarnya, masih ada detak jantung.

“Saat di perjalanan almarhum meninggal dunia sekira pukul 16.00 WIB,” lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan di Pojokjabar.com, Andi Nurwandi, sosok pendaki Gunung Parang tewas lantaran jatuh dari ketinggian 50 meter, Sabtu (14/12).

Korban mendaki gunung yang terletak di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta bersama dengan adik dan anaknya

Ketika korban berada di ketinggian sekitar 50 meter, tali pendakian yang digunakan putus. Tubuh korban jatuh dari ketinggian itu.

“Pada saat tubuh korban terhempas di bawah, masih ada detak jantung. Dalam perjalanan ke rumah sakit, meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB,” jelas Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, Sabtu malam (14/5).

(mar/adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds