50 Orang Mahasiwa Penerima Beasiswa Lulus Langsung Kerja, Posisi Jabatan Menggiurkan di Perusahaan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Program beasiswa untuk para mahasiswa yang digelentorkan pemda purwakarta mulai berbuah manis, dari 50 orang penerima beasiswa kemudian lulus kuliah, 43 orang langsung bekerja dengan jabatan yang menggiurkan.

Selain itu 7 orang dari 43 yang sudah bekerja, masuk di perusahaan milik negara yaitu pertamina.

Program beasiswa untuk menciptakan tenaga-tenaga ahli (skill) dibidang industri ini, merupakan salah satu terobosan baru kepemimpinan Dedi Mulyadi saat menjabat Bupati Purwakarta.

Ada puluhan keluarga masyarakat purwakarta, hari ini yang bisa tersenyum bahagia saat melihat anak-anaknya mendapatkan beasiswa untuk kuliah. Tidak hanya sampai disitu, kemudian begitu lulus kuliah langsung bekerja memiliki posisi atau jabatan strategis di perusahaan-perusahaan yang membutuhkan keahlian.

Sehingga tak salah bila pemerintah daerah dan para unsur pimpinan dewan, para ketua fraksi yang duduk sebagai wakil rakyat beramai-ramai ingin meneruskan program yang pro rakyat tersebut.

Menurut Tim Ahli DPRD Purwakarta, Ucok Ujang Wardi, mengatakan, para pimpinan Fraksi di DPRD Purwakarta sepakat untuk melanjutkan program beasiswa. Untuk para mahasiswa yang kuliah di kampus-kampus, secara spesifikasi mampu melahirkan lulusan-lulusan yang berkualitas.

“Di 2020 akan dianggarkan kembali untuk beasiswa perkuliahan, yang sebelumnya sudah dijalankan oleh pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta. Tujuannya untuk mencetak tenaga kerja-tenaga kerja yang siap kerja dan berkualitas,” kata Ucok, kepada awak media, Kamis (17/10).

Terpisah, salah seorang alumni PEI,  yang mendapatkan beasiswa, Zaenal Abu Bakar Siddik, mengatakan beasiswa yang didapatnya sangatlah membantu dirinya dalam menempuh pendidikan. Apalagi orang tuanya bekerja sebagai penjahit pakaian. “Sangat terbantu, apalagi seleksinya memang sangat ketat, bahkan saya masuk ketika waktu itu setahun setelah keluar SMA,” ujarnya.

Untuk bisa lolos dalam beasiswa tersebut, menurutnya ada beberapa tahapan, bahkan pemuda yang hari ini bekerja sebagai Engineering  di PT. Indorama Syntetic mengaku sejak kuliah semester 7 dirinya sudah mendapatkan magang untuk bekerja disana.

“Tahapannya dilihat dari nilai, dulu kita tinggal belajar dan fokus kuliah, ya hasilnya alhamdulillah ketika kuliah kita sudah ada kontak dengan perusahaan, dulu sejak semester 7 sudah di Indorama,” ungkapnya.

Hal serupa dikatakan oleh Arif Rahman Hidayat, pemuda asal Kembangkuning ini mengaku sangat terbantu, bahkan dirinya sempat putus asa ketika berkeinginan berkuliah di PEI. “Saya kira untuk sekolah SMA/SMK saja, ternyata dari MAN juga bisa masuk,” ujarnya.

Kini, dia mendapatkan posisi yang cukup strategis di PT. Indonesia Koito, menurutnya ketika di perusahaan sebelumnya habis kontrak sudah ada beberapa perusahaan yang mengajukan untuk bergabung. “Ya saya bersyukur beasiswa dari Pemkab sangat bermanfaat, bahkan ketika sebelum di Koito saya sempat habis kontrak dengan perusahaan dulu tapi kita yang disodori untuk bergabung,” ucapnya.

Hanya orang-orang picik dan tidak peduli terhadap nasib generasi penerus purwakarta, yang selalu mencari celah untuk mempermasalahkan anggaran beasiswa tersebut. Padahal program beasiswa untuk mahasiswa jelas-jelas merupakan program sangat baik dan juga pro rakyat. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds