Jika Terbukti Lalai, DPRD Jabar Minta Ridwan Kamil Cabut Izin PT. MSS

Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Gerindra, Ihsanudin./Foto: Istimewa

Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Gerindra, Ihsanudin./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, KARAWANG– Hujan batu akibat aktivitas perusahaan tambang di Kampung Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Kabupaten Purwakarta, menjadi keprihatinan Anggota DPRD Jabar, Ihsanudin.

Ihsanudin mendesak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengevaluasi bahkan mencabut izin perusahaan tambang tersebut jika terbukti lalai.

“Pemprov Jabar harus mengevaluasi perusahaan-perusahaan tambang di wilayah Jawa Barat, khususnya perusahaan tambang yang melakukan peledakan dalam melakukan penambangan,” ujar Ihsanudin, melalui keterangan tertulis yang diterima Pojokjabar.com.

 

Ihsanudin mengatakan, peristiwa ini sangat merugikan masyarakat.

Pemprov Jabar kata dia harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Kampung di Tegalwaru Purwakarta yang dihujani batu besar (ist)

Kampung di Tegalwaru Purwakarta yang dihujani batu besar (ist)

 

Apalagi, selama ini proyek pertambangan menggunakan bahan peledak yang bisa dipastikan akan berdampak negatif apabila dilakukan terus menerus.

“Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Karawang dan Purwakarta menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan berharap hal ini tidak terjadi kembali di kemudian hari,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil./Foto: Ega

 

Dia menyarankan Ridwan Kamil segera melakukan evaluasi terkait perusahaan-perusahaan yang beraktivitas di Jawa Barat, terutama dalam hal ini PT. Mandiri Sejahtera Sentra (PT. MSS).

“Apabila terbukti ada kelalaian, kami minta izin pertambangan perusahaan tersebut dicabut dan berikan sanksi tegas,” tandasnya.

Kampung di Tegalwaru Kabupaten Purwakarta yang dihujani batu besar (ist)

Kampung di Tegalwaru Kabupaten Purwakarta yang dihujani batu besar (ist)

 

(Ega/Pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds