Mobil Hancur yang Berserakan di Dekat Gerbang Tol Jatiluhur, Menambah Horor Pengguna Tol Cipularang

Barang bukti mobil rongsok yang di simpan dipinggir jalan gerbang tol jatiluhur, menambah aura mistis dan horor pengguna jalan.

Barang bukti mobil rongsok yang di simpan dipinggir jalan gerbang tol jatiluhur, menambah aura mistis dan horor pengguna jalan.

POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Tokoh muda nasional yang juga ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sentil pihak PT. Jasa Marga yang menyimpan mobil eks kecelakaan di bahu jalan didekat gerbang tol jatiluhur. Mobil-mobil itu dinilainya berserakan tidak beraturan, sehingga menambah angker dan horor bagi para pengguna jalan tol yang melihatnya.

Bukan hanya itu, kondisi berserakannya mobil-mobil rongsok barang bukti kecelakaan dipinggir jalan dekat gerbang tol jatiluhur, diperparah lagi dengan banyaknya kehadiran mobil-mobil pengankut pasir parkir di sepanjang jalan itu.

Hal itu menambah aura mistis horor semakin kental dan membuat psikologi pengguna jalan terganggu. Selain itu, juga merusak pemandangan, sehingga, para pengguna jalan merasa terganggu dengan banyaknya mobil truk pasir di sepanjang jalan gerbang tol tersebut.

Demikian hal itu disampaikan Dedi Mulyadi dalam laman Facebooknya, yang di posting beberapa jam lalu. Barang bukti mobil-mobil kecelakaan tersebut bertebaran di area gerbang tol jatiluhur.

Masih menurut Dedi Mulyadi dalam laman Facebooknya, dengan banyaknya kendaraan rongsok bekas kecelakaan dapat mempengaruhi psikologis para pengguna jalan, sehingga menimbulkan spirit negatif tentang jalan tol cipularang.

Berikut postingan lengakap Dedi Mulyadi, tokoh muda nasional yang juga menjabat ketua DPD Golkar Jawa Barat.

Kecelakaan lalu lintas di tol Cipularang seolah menjadi peristiwa yang tidak pernah berhenti. Kendaraan yang menjadi barang bukti kasus kecelakaan, bertebaran di area gerbang tol Jatiluhur.

Pemandangan atas rongsokan kendaraan itu semakin menambah aura mistis yang horor. Spirit negatif itu mempengaruhi kondisi psikologi para pengguna jalan.

Ditambah, terlihat pagar yang hampir roboh, sampah yang berserakan dan lalu lalang truk pengangkut pasir memotong jalan. Tentu saja, hal itu semakin membuat gerbang tol Jatiluhur seolah menjadi tempat tak berpenghuni.

Setahu saya, tanah PT Jasa Marga itu sangat luas. Alangkah baiknya, mobil bekas kecelakaan itu disimpan di tempat yang tidak terlihat dari jalan.

Cara ini harus ditempuh agar trauma psikologis akibat kecelakaan tidak menghantui para keluarga korban dan para pengguna jalan yang lain.

Mulailah dari hal kecil, untuk menciptakan karya-karya besar.

Hingga berita ini diturunkan, baru beberapa jam stts tersebut diposting sudah disukai ribuan warga net, puluhan kali dibagikan dan kemungkinan akan ada ratusan komentar dalam waktu beberapa waktu kedepan. (Adw)

Loading...

loading...

Feeds