Mantan Kades Sewakan Tanah ‘Bengkok’, Uangnya Diduga Dikorupsi Senilai Ratusan Juta Rupiah

Ilustrasi korupsi

Ilustrasi korupsi

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Diduga melakukan tindak pidana korupsi uang sewa tanah ‘bengkok’ (tanah kas desa) senilai ratusan juta rupiah, mantan kades anjun terancam diperiksa kepolisian.

Diduga mantan kades anjun kecamatan pelered menyewakan tanah desa tanpa prosedur, bahkan kabarnya uang senilai ratusan juta masuk kerekening pribadinya bukan ke rekening desa setempat.

Di unit III tindak pidana korupsi (tipikor) polres purwakarta Jum’at pagi (06/09), beberapa pejabat tampak dimintai klarifikasi mengenai asset desa berupa tanah yang disewakan mantan kades.

Tampak terlihat bagian hukum dari pemda purwakarta, kemudian mantan camat plered yang saat ini menjabat sebagai camat cibatu tampak memasuki ruangan unit III polres purwakarta.

Kasat Reskrim Purwakarta, AKP. Handreas saat dikonfirmasi melalui seluller, membenarkan tengah melakukan lidik atas dugaan penyewaan tanah desa yang diduga dilakukan oleh mantan kades berinisial At yang baeu saja habis masa jabatannya.

“Iya,” singkat Kasat Reskrim melalui seluller saat ditanyakan prihal tersebut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, tanah desa anjun diduga di sewakan kepada pihak perusahaan yang tengah mengerjakan kereta cepat sebilai 700 juta lebih.

Uang senilai tersebut kabarnya dipecah menjadi ke dua rekening, rekening pribadi mantan kepala desa dan rekening desa anjun.

Mantan kepala desa anjun, At, saat berusaha dihubungi untuk diklarifikasi masalah tersebut belum memberikan keterangan secara resmi.

Bahkan saat dikonfirmasi via seluller tidak pernah diangkat, kalaupun ada yang mengangkat telephone bukan mantan kepala desa anjun.

“Maaf bapanya baru berangkat ke masjid,” ujar suara wanita diujung telephone, kemungkinan besar yang mengangkat istrinya At. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds