Antisipasi Banjir Musim Hujan, Gema Sunda Jadi Motor Gerakan Bersihkan Sungai dari Sampah

Sepasang remaja anggota Gema Sunda sedang mengumpulkan sampah-sampah dari sungai ciherang pondoksalam.

Sepasang remaja anggota Gema Sunda sedang mengumpulkan sampah-sampah dari sungai ciherang pondoksalam.

PURWAKARTA – Selaras dengan gerakan bupati Anne Ratna Mustika untuk mengantisipasi banjir, puluhan pemuda dan remaja dari Gerakan Masyarakat Sunda (Gema Sunda) berhasil menjadi motor penggerak masyarakat kecamatan pondoksalam.

Gerakan sosial peduli lingkungan tersebut diberi nama ‘Walungan Kaheman’, kerja bareng dengan pihak pemerintahan kecamatan pondoksalam.

Ratusan masyarakat dari Kecamatan Pondoksalam ramai-ramai terjun ke sungai ciherang, untuk turut serta membersihkan sungai dari berbagai rupa sampah.

“Kita fokuskan untuk membersihkan sampah disepanjang sungai ciherang, terutama sampah plastik. Agar saat musim penghujan nanti, aliran sungai tidak terganggu oleh banyaknya sampah yang bisa mengakibatkan tertanggunya aliran air disungai tersebut,” ujar Deni Satiadi, ketua gema sunda kecamatan pondoksalam yang didampingi para pengurus dpd gema sunda purwakarta.

Masih menurut Deni, kegiatan tersebut merupakan intruksi dari dpd gema sunda kabupaten untuk menselaraskan setiap kebijakan-kebijakan dari pemerintah daerah dari hulu hingga ke hilir.

“Pengimplentasiannya kita bersama-sama seluruh anggota dan pengurus gema sunda terjun ke masyarakat, melakukan bakti sosial untuk turut serta menjaga lingkungan. Salah satunya dengan membersihkan sungai ciherang dari berbagai macam sampah yang ada di sungai tersebut,” tambah Deni, panjang lebar.

Masih ditempat yang sama, camat kecamatan pondoksalam Heru Agus Riyanto, menyambut baik kegiatan para pemuda dan remaja dari gema sunda. Sehingga camat mengintruksikan seluruh jajarannya untuk turut serta terjun kelapangan, membersihkan aliran sungai ciherang.

“Hari ini semua para kepala desa, jajaran dari muspika dan staf kecamatan pondoksalam, linmas dan para pemuda karang taruna kita libatkan. Untuk turun ke sungai ciherang, memunguti sampah-sampah yang ada disepanjang aliran sungai ciherang. Kegiatan ini diinisiatori oleh gema sunda pondoksalam,” ujar camat pondoksalam.

Masih menurut camat, kegiatan bersih-bersih sampah sungai ciherang merupakan pengejawantahan dari kebijakan bupati Anne Ratna Mustika, untuk senantiasa menjaga dan merawat lingkungan alam sekitar.

“Selain melestarikan budaya gotong royong, juga kita ikut serta mengawal kebijakan bupati Ambu Anne untuk selalu melestarikan alam,” beber camat pondoksalam.

Tidak kurang dari 300 warga masyarakat, ikut ambil bagian membersihkan sungai ciherang yang dipimpin langsung oleh camat pondoksalam. Dari mulai pukul 07.00 wib, masyarakat sudah berkumpul kemudian bersama-sama turun kesungai membersihkan sampah-sampah disepanjang sungai ciherang.

Hasilnya tumpukan-tumpukan berbagai macam sampah yang dimasukan kedalam karung, berhasil di kumpulkan dari aliran sungai ciherang. Selanjutnya sampah-sampah tersebut diangkut beberapa mobil bak terbuka, dibuang ke tpa cikolotok.(Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds