Teka-teki Siapa Ketua DPRD Purwakarta Terjawab Sudah, Ini Dia Orangnya

Maula Akbar, sekretaris golkar purwakarta saat memperlihatkan SK dari DPP terkait pengangkatan ketua DPRD Purwakarta.

Maula Akbar, sekretaris golkar purwakarta saat memperlihatkan SK dari DPP terkait pengangkatan ketua DPRD Purwakarta.


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Setelah teka teki siapa calon ketua DPRD Purwakarta priode 2019-2024 sempat ramai diperbincangan publik, hari ini DPD II Golkar Kabupaten Purwakarta menetapkan ketua DPRD atas nama H. Ahmad Sanusi (H.Amor).

Penetapan tersebut berdasarkan surat yang dikeluarkan DPP Partai Golkar bernomor R-800/GOLKAR/VIII/2019.

“Surat Keputusannya sudah keluar dan menetapkan pak Ahmad Sanusi sebagai Pimpinan DPRD Purwakarta yang ditetapkan Golkar, yang sudah ditandatangani 20 Agustus 2019 lalu,” ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Maula Akbar, kepada sejumlah awak media, Senin (26/08).

Menurut Maula, hal ini menindaklanjuti surat DPRD Kabupaten Purwakarta, nomor 172.2/778/DPRD, tertanggal 8 Agustus 2019, tentang usul Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta masa jabatan 2019-2024.

Sehubungan dengan hal tersebut, sesuai surat DPP Partai Golkar nomor: R-800/GOLKAR/VIII/2019 tertanggal 20 Agustus 2019 tentang penetapan calon pimpinan DPRD Kabupaten Purwakarta periode 2019-2024.

“Selanjutnya, DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta menyampaikan penetapan nama calon Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta masa jabatan 2019-2024 adalah saudara Ahmad Sanusi,” tambah Maula.

Sebelumnya ada 3 nama yang diajukan yaitu Ahmad Sanusi, Nenah Rohanah dan Komarudin, dari ketiga nama tersebut diseleksi dan memutuskan Ahmad Sanusi sebagai Pimpinan.

“Kita ajukan tiga nama kepada DPP dan ketiga nama tersebut diseleksi secara bertahap, untuk hasilnya sesuai keputusan DPP,” terang Maula, yang merupakan sekretaris golkar tingkat dpd termuda se indonesia.

Ahmad Sanusi merupakan salah satu tokoh politisi Golkar yang terbilang cukup senior, apalagi dirinya mendapatkan angka perolehan suara tertinggi dalam Pileg 2019 lalu.

Diketahui, Ketua DPRD Kabupaten atau Kota adalah jabatan politis yang penetapan jabatannya diajukan oleh partai politik pemenang Pemilu Legislatif.

Lalu diputuskan oleh SK Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur dan dikukuhkan oleh Pengadilan Negeri setempat dalam satu sidang paripurna istimewa. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

USBN

Soal Rawan Bocor, USBN Dihapus

Tidak tahu ini kabar menggembirakan apa kabar pemerosotan, tingkat kelulusan saat ujian sekolah berstandar nasional (USBN).