Sekwan Besok Akan Panggil ‘Ar’ PNS Terduga Kumpul Kebo dengan Anggota Dewan

Kost-kostan kamar nomor 3 ini jadi saksi bisu, diduga tempat ini dijadikan ajang kumpul kebo anggota dewan bersuami dan pns beristri.

Kost-kostan kamar nomor 3 ini jadi saksi bisu, diduga tempat ini dijadikan ajang kumpul kebo anggota dewan bersuami dan pns beristri.

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Sekretariat Dewan Purwakarta mulai bereaksi terkait dengan dugaan adanya kumpul kebo salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungannya dengan anggota dewan.

Sekretaris Dewan (Sekwan), Drs. H. Suhandi, Msi, mengatakan bahwa dirinya akan melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada anak buahnya yang berinisial Ar. Hal ini a gar kasus ini menjadi terang dan tidak menjadi liar.

“Besok akan kita panggil yang bersangkutan, karena ini bagian dari pembinaan di lingkungkan kita. Sifatnya masih praduga tak bersalah, kita tidak bisa menjustise langsung,” ujar Suhandi saat dihubungi Pojokjabar.com via seluller, Minggu (11/08).

Suhandi membenarkan bahwa Ar bekerja di lingkungannya, sehingga dirinyapun akan mengambil langkah-langkah cepat untuk melakukan klarifikasi tentang masalah tersebut.

“Dia tugasnya di bagian keuangan, bukan di staf komisi maupun fraksi. Artinya bisa berhubungan secara langsung dengan para anggota dewan saat jam kerja,” tambah Suhandi, menjelaskan.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota dewan perempuan diduga melakukan kumpul kebo dengan PNS sekretariat dewan.

Hal yang membuat masyarakat geram, keduanya memiliki pasangan yang sah. Anggota dewannya memiliki suami, begitupun dengan pegawai PNS tersebut juga memiliki istri.

Desas desus anggota dewan perempuan yang diduga melakukan kumpul kebo dengan Pegawai Negri Sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat Dewan mulai ramai diperbincangkan masyarakat secara luas.

“Iya, ada kejadian suami perempuannya datang ke sini. Kemudian mengusir si pria yang bersama dengan istrinya,” ujar AJ yang malam itu sempat mendengar dan melihat ribut-ribut.

Awalnya ia mengaku tak tahu jika perempuan yang bersama laki-laki itu merupakan anggota dewan. Ia kira mereka pasangan suami istri sah, seperti yang lainnya.

“Besoknya saya baru tau kalau perempuannya itu anggota dewan. Saya taunya dari Istrinya si pria datang ke sini, mencari suaminya. Istrinya sudah curiga dengan gerak-gerik suaminya, dan dia memberitahukan anggota dewan itu berinisial F yang diduga memiliki hubungan tertentu dengan suaminya yang berinisial AR,” beber AJ, menerangkan kepada Pojokjabar.com, Sabtu sore (10/10).

Kost-kostan bercat warna hijau yang beralamat di RT 01 Tegal Junti, Kelurahan Tegal Munjul tersebut cukup nyaman karena dari luar saja terlihat dengan jelas fasilitas kost-kostan tersebut seperti standar kamar hotel.

Sementara, untuk tempat yang diduga digunakan kumpul kebo antara anggota dewan dengan PNS di lingkungan Sekretariat Dewan, pintu ketiga berada di sebelah kanan. Sehingga ramai dibicarakan dengan sebutan Green Hause nomor 3.

“Untuk lebih jelasnya, hubungi saja pemilik kost-kostan ini. Namanya H.Anwar, rumahnya di daerah Sadang,” ujar AJ, sambil memberikan nomor handphone H. Anwar pemilik kost-kostan tersebut.

Terpisah, kedua orang yang diduga melakukan kumpul kebo saat hendak dikonfirmasi via telephon, hanphone anggota dewan berinisial ‘F’ tidak diangkat-angkat, begitupun dengan pesan singkat yang dikirimkan tidak dibalas.

Sementara, untuk prianya yang merupakan PNS, nomor handphonenya tidak bisa dihubungi alias mati, tidak aktif.

Sehingga saat berita ini diturunkan, kedua orang yang paling ditunggu-tunggu klarifikasinya belum memberikan keterangan secara resmi.

(Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds