Kisah Panitia Kurban Masjid di Purwakarta, Sempat Repot Cari Daun Jati

Warga Purwakarta ganti plastik dengan daun jati untuk bungkus daging kurban./Foto: Rmol

Warga Purwakarta ganti plastik dengan daun jati untuk bungkus daging kurban./Foto: Rmol

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Daun jati digunakan sebagai pembungkus daging kurban oleh warga Perumahan Graha Citalang, Purwakarta pada Idul Adha 1440 H.

Penggunaan daun jati tersebut bagian menjalankan imbauan Pemkab Purwakarta agar panitia kurban tidak menggunakan kantong plastik sebagai pembungkus.

“Kita gunakan daun jati sebagai pembungkusnya, bahkan sudah kita siapkan sejak jauh-jauh hari,” ujar Ketua Panitia Kurban Masjid Jamie Al-Furqon Graha Citalang, MS. Hasanudin, Minggu (11/8).

Ia memilih daun jati karena memiliki faktor dan keunggulan sebagai pembungkus daging.

Selain mengurangi penggunaan kantong plastik juga menjaga kualitas daging itu sendiri.

hewan kurban

Ilustrasi

 

“Kalau plastik memang tidak bisa diurai dan cukup bahaya juga, kalau dengan daun apalagi daun jati aroma daging pasti berbeda bahkan lebih segar,” jelasnya.

Pihaknya pun mengaku sebelumnya sempat kerepotan terutama untuk mencari daun jati tersebut.

Akan tetapi setelah berkeliling akhirnya bisa terkumpul hingga 1200 lembar daun jati.

Hewan Kurban

Ilustrasi Hewan Kurban.

 

“Cukup agak susah, tapi alhamdullilah terpenuhi kan kita bagikan ke 600 KK, daging sapi dan daging domba kita pisah,jadi ada 1200 lembar daun yang kita siapkan,” ungkapnya.

Sementara, seorang warga, Ade (57) merasakan seperti ke jaman dulu, pasalnya wanita paruh baya ini menjelaskan sebelum penggunaan kantong plastik daun jati merupakan tempat pembungkus utama makanan.

“Jadi inget dulu aja,dibungkus daun ditali dari bambu, soalnya pas saya kecil gunakan daun jati,” jelas warga Citalang.

Warga ganti plastik dengan daun jati untuk bungkus daging kurban

Warga Purwakarta ganti plastik dengan daun jati untuk bungkus daging kurban./Foto: Rmol

Bahkan di sejumlah wilayah di Purwakarta panitia kurban sudah mulai beralih menggunakan daun sebagai pembungkus daging.

Sebelumnya, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menghimbau agar panitia kurban menggunakan bahan ramah lingkungan untuk pembungkus daging.

Hal tersebut bagian dari upaya menekan angka penggunaan kantong plastik yang tidak bisa diurai dan berdampak pada lingkungan.

(son/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds