Puluhan Orang Terjangkit HIV/AIDS, Diduga Prostitusi Online Biang Keroknya

calon pengantin di Cirebon diimbau untuk lakukan tes HIV/AIDS sebelumn menikah (ilustrasi)

calon pengantin di Cirebon diimbau untuk lakukan tes HIV/AIDS sebelumn menikah (ilustrasi)

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Maraknya prostitusi online yang secara terselubung diduga menjadi salah satu penyumbang puluhan orang terjangkit HIV/AIDS. Yang rata-rata para penderita HIV/AIDS merupakan usia produktif.

Menjamurnya prostitusi online,karena mudahnya akses para penjual lendir tersebut dalam menjaring para pelanggan. Sehingga dimungkinkan prostitusi online sebagai biang kerok penyebab mudahnya HIV/AIDS menjangkiti masyarakat purwakarta.

Bahkan mereka (penjual kemolekan tubuh) tak segan-segan memajangkan foto pribadi berikut dengan tarifnya, dalam sebuah aplikasi dunia maya.

Diduga ada jaringan mucikari terselubung dalam prostitusi online tersebut, namun tidak sedikit pula para penjaja kenikmatan tersebut menjual diri secara individu.

Baru-baru ini pihak dinas kesehatan kabupaten purwakarta merilis ada puluhan orang terjangkit penyakit berbahaya tersebut. Tahun ini, kasus penderita HIV/AIDS mengalami peningkatan, dari sejak bulan Januari hingga Juni 2019 tercatat ada 58 kasus.

Dinas Kesehatan Purwakarta melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Meisera Pramayanti, mengatakan sedikitnya pada awal semester tahun ini ada puluhan orang terjangkit penderita HIV/AIDS ini merupakan jumlah terbaru yang terdata di instansinya.

“Jumlahnya ada 58 kasus penderita, per Januari hingga Juni,” ujar Meisera, kepada sejumlah awak media.

Dengan demikian, warga Purwakarta yang positif mengidap penyakit AIDS/HIV seluruhnya tercatat sebanyak 632 orang.

“Mayoritas penderita HIV/AIDS ini merupakan usia produktif. Di kisaran 16 sampai 30 tahun,” tambah Meisera, kepada wartawan. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds