Inalilahi, Dua Petugas KPPS di Kabupaten Purwakarta Meninggal Dunia

Salah satu jenazah KPPS yang meninggal dunia saat menjalankan tugas yaitu saat pemungutan suara Pemilu 2019 digelar. Radar Karawang

Salah satu jenazah KPPS yang meninggal dunia saat menjalankan tugas yaitu saat pemungutan suara Pemilu 2019 digelar. Radar Karawang

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Pesta demokrasi pemilihan umum 2019 di Kabupaten Purwakarta sempat diselimuti duka. Pasalnya, dua orang panitia pemungutan suara meninggal dunia di waktu bersamaan.

Setelah Ketua KPPS di TPS 03 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, atas nama Deden Damanhuri (46), meninggal dunia saat pemungutan suara. Di hari yang sama, duka juga datang dari TPS 01, Desa Gardu, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta.

Di mana salah seorang petugas KPPS bernama Carman, diketahui menghembuskan napas terakhir pada saat proses rekapitulasi penghitungan suara. Kabar duka ini disampaikan Komisioner Bawaslu Purwakarta, Oyang Este Binos.

”Iya kami menerima kabar duka tersebut,” ujarnya.

Binos menyebutkan, dari beberapa informasi yang diperolehnya, ada beberapa petugas yang dalam kondisi kurang fit.

”Ikhwal umur, tidak ada yang tahu. Para petugas ini sudah bekerja ikhlas demi kepentingan negara,” ujarnya.

Namun, tambahnya, tugas seorang KPPS memang cukup berat.

”Persiapannya cukup panjang. Demikian pula halnya pada hari pelaksanaan. Dari sisi teknis, pemilu kali ini benar-benar menguras energi, waktu, dan mental,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya turut berbela sungkawa.

”Semoga para pejuang demokrasi yang meninggal di medan laga pemilu, diampuni dan diberi tempat terbaik disisi-Nya. Termasuk juga keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran,” pungkasnya.

(RK/gan/pojokjabar)

loading...

Feeds