Ribuan WNA Ada di Purwakarta, KPU Beri Kepastian Soal WNA di DPT

Pemilu 2019./Foto: Ilustrasi

Pemilu 2019./Foto: Ilustrasi

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Pihak KPU Purwakarta menemukan satu nama warga negara asing yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

Warga negara asing tersebut sudah berubah kewarganegaraannya. Maka, nama tersebut tidak dicoret dari DPT.

Warga asing itu telah berubah kewarganegaraan menjadi WNI.

Demikian disebut Ketua KPU Purwakarta Ahmad Ikhsan Faturrahman.

“Hanya ada satu warga asing. Tapi saat dikonfirmasi, yang bersangkutan telah menjadi WNI, dan memiliki KTP-el,” katanya, Jumat (15/3).

Dengan berubahnya kewarganegaraan jadi WNI, seorang warga yang tercatat sebagai warga Kecamatan Pondok Salam, Purwakarta itu telah bisa mengikuti Pemilu 2019.

Selain satu orang tersebut, Ikhsan memastikan tidak ada lagi warga asing yang masuk DPT.

Diketahui sebelumnya, Disdukcapil Purwakarta menyebut ada sekitar 1.993 orang WNA yang berada di wilayahnya. Namun, KPU Purwakarta menegaskan bahwa ribuan WNA itu tidak memiliki hak untuk memilih wakil maupun pemimpinnya di 17 April 2019.

“Dipastikan tidak ada WNA yang masuk DPT, mereka tidak memiliki KTP elektronik,” ujarnya.

Ribuan WNA yang tersebar di hampir seluruh kecamatan di Purwakarta itu kini hanya memiliki kartu khusus. Kartu tersebut berupa kartu keterangan izin tinggal tetap (kitap) dan memegang kartu keterangan izin tinggal sementara (kitas).

Kedua kartu itu, dikeluarkan dan diterbitkan oleh kantor imigrasi, bukan dari Disdukcapil setempat.

Kadisdukcapil Purwakarta, Sulaiman Wilman mengatakan ribuan WNA itu dipastikan belum pernah mengeluarkan KTP-el untuk WNA.

“Mereka tidak memiliki KTP elektronik, kami belum pernah menerbitkan KTP el untuk WNA,” kata Sulaiman, terpisah.

(son/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds