7 Polisi dari DIY Yogjakarta yang Berhasil Bongkar Ladang Ganja di Purwakarta

Para Anggota Kepolisian Berpakaian Preman saat mengamankan Ladang Ganja Di Sukasari Purwakarta (Foto Istimewa)

Para Anggota Kepolisian Berpakaian Preman saat mengamankan Ladang Ganja Di Sukasari Purwakarta (Foto Istimewa)

POJOKJABAR.com PURWAKARTA – Berikut ini kronologis ditemukannya ladang ganja seluas 1,5 Hektare di Sukasari Purwakarta, dari ladang itu sedikitnya ada 1300 pohon ganja yang sudah diamankan Polri dan TNI.

Penemuan ladang ganja tersebut berawal dari pengembangan dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Yogyakarta Jawa Tengah, yang berhasil menangkap seorang mahasiswa asal Kabupaten Karawang yang tengah mengedarkan ganja di wilayah hukum Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mahasiswa asal Karawang yang dibekuk di DIY berinisial AR (22), dari tangan tersangka Polisi di Yogyakarta berhasil mengamankan barang bukti ratusan paket kecil ganja kering siap pakai.

“Ada 101 paket kecil ganja kering siap edar, harga juanya 1 paket 100 ribuan,” ujar IPDA Bodia Teja Lelana, Kasubdit 1 Unit Lidik Satres Narkoba Polresta Narkoba yang membongkar keberadaan ladang ganja di Sukasari Purwakarta, saat diwawancara wartawan di lokasi ladang ganja.

Setelah dilakukan introgasi terhadap AR, akhirnya AR mengaku bahwa barang haram tersebut didapatkan dari tempat asalnya di Kabupaten Karawang, polisi dari DIY pun langsung bergerak menuju Karawang Jawa Barat.

“Dari Yogyakarta kami bersama 6 anggota langsung menuju ke Kecamatan klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Setelah dilakukan penyidikan dan penyamaran, dari sana kami berhasil mengamankan seorang kurir ganja berinisial YA (22) yang juga warga Karawang,” kata Bodia.

Tak ingin perjuangannya sia-sia dari Yogjakarta mengusut tuntas masalah Narkoba, Bodia kemudian melakukan introgasi terhadap YA. Hingga akhirnya YA buka suara dan mendapatkan satu nama kunci pemilik ladang ganja.

“YA memperoleh barang haram ganja dari AS (42), AS sendiri merupakan warga Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta,” tambah Bodia.

Akhirnya pihak kepolisian dari Polrestabes DIY tersebut menyamar sebagai pembeli, umpan pun sambar AS tidak curiga sedikitpun kalau saat itu yang transaksi dengannya merupakan anggota kepolisian.

“Ketika proses transaksi dengan AS, kami dapatkan barang bukti sebanyak ratusan paket kecil siap edar persis seperti yang kami dapatkan dari AR. Kemudian AS di introgasi, dan hasilnya AS mengakui barang haram ganja itu dari kebun ganja miliknya sendiri di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta. Kami sudah melakukan pengembangan ini dari Kamis (14/2/2019) lalu,” ujar Bodia.

Mendapat informasi seperti itu, lanjut dia, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta untuk meninjau lokasi ladang ganja tersebut. (Mar/pojokjabar)

loading...

Feeds