5 Fakta Temuan Ladang Ganja Seluas 1,5 Hektar, Pertama Kali di Kabupaten Purwakarta

Para Anggota Kepolisian Berpakaian Preman saat mengamankan Ladang Ganja Di Sukasari Purwakarta (Foto Istimewa)

Para Anggota Kepolisian Berpakaian Preman saat mengamankan Ladang Ganja Di Sukasari Purwakarta (Foto Istimewa)

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Redaksi Pojokjabar.com mendapati beberapa fakta dari hebohnya penemuan ladang ganja di Sukasari, Kabupaten Purwakarta baru-baru ini. Penemuan ini sempat membuat heboh warga Purwakarta.

Berikut beberapa fakta yang berhasil didapatkan redaksi:

 

1. Polisi amankan ratusan pohon ganja diduga sudah berkali-kali panen

Diperkirakan ada ratusan bahkan lebih pohon batang ganja berhasil diamankan pihak kepolisian. Diduga pohon-pohon ganja tersebut sudah berkali-kali dipanen, dan kemudian dipasarkan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Pojokjabar.com, diduga ada ratusan pohon ganja atau lebih yang sengaja ditanam di lahan perhutani yang terletak di Kampung Ciputat, Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti berapa ratus batang ganja yang berhasil diamankan pihak kepolisian.

Baca: Memprihatinkan Ada Ladang Ganja di Purwakarta Hingga Hektaran

 

Menurut keterangan warga di daerah perbatasan Sukasari dan Jatiluhur, tadi sore melihat belasan polisi, baik menggunakan seragam maupun berpakaian preman ramai ke arah Ciputat.

 

2. Pertama kali di Purwakarta ada ladang ganja hingga hektaran

Petama kali dalam sejarah di Kabupaten Purwakarta ditemukan ladang ganja hingga hektaran. Diperkirakan ladang ganja yang terletak di Kampung Bedeng Ciberuk, Gunung Ciberuk, Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari tersebut sudah lama ada.

Menurut keterangan pihak kepolisian dari Polres Purwakarta, yaitu dari Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo, ladang ganja tersebut ditanam di tanah lahan milik Perhutani.

Lahan tersebut perbatasan antara Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang.

Baca: Dari Ladang Ganja Diamankan Ribuan Pohon Ganja

 

“Luasnya sekitar 1,5 hektare, dari lokasi tersebut diamankan pohon ganja sebanyak 1300 batang,” ujar Heri Nurcahyo di lokasi ladang ganja kepada wartawan.

 

3. Polri dapat back up dari Polri untuk kasus temuan ladang ganja ini

Penemuan ladang ganja yang mencapai hektaran di Purwakarta membuat masyarakat heboh. Pasalnya, baru kali ini ada kasus yang sangat besar dan menyita perhatian publik.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Pojokjabar.com, hingga malam ini aparat gabungan masih berada di lokasi penemuan ladang ganja. Aparat Polri di back up oleh aparat TNI dari Kodim 0619 Purwakarta untuk mengamankan area ladang ganja.

“Saya malam ini masih berada di lokasi ladang ganja, untul berjaga-jaga dan melakukan penyisiran,” ujar salah seorang anggota TNI yamg berhasil dihubungi via seluller.

Baca: TNI dan Polri Dini Hari Ini Masih Bahu Membahu Menyisir Ladang Ganja di Sukasari
Dirinya berada di sana sejak sore tadi, untuk membantu pihak kepolisian melakukan pengambilan pohon-pohon ganja dengan cara dicabut hingga ke akar-akarnya.

 

4. Luas ladang hanja itu 1,5 hektar

Berikut ini kronologis ditemukannya ladang ganja seluas 1,5 hektare di Sukasari Purwakarta. Dari ladang itu, sedikitnya ada 1300 pohon ganja yang sudah diamankan Polri dan TNI.

Penemuan ladang ganja tersebut berawal dari pengembangan dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Yogyakarta Jawa Tengah.

Pihaknya berhasil menangkap seorang mahasiswa asal Kabupaten Karawang yang tengah mengedarkan ganja di wilayah hukum Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca: 7 Polisi dari DIY Yogjakarta yang Berhasil Bongkar Ladang Ganja di Purwakarta

Mahasiswa asal Karawang yang dibekuk di DIY berinisial AR (22), dari tangan tersangka Polisi di Yogyakarta berhasil mengamankan barang bukti ratusan paket kecil ganja kering siap pakai.

 

5. Awal temuan ladang ganja dari penangkapan mahasiswa sebuah kampus di Yogyakarta

Kasat Narkoba Polres Purwkarta AKP Heri Nurcahyo angkat suara menanggapi hebohnya penemuan ladang ganja di Sukasari yang bermodus berbagai macam tanaman jenis lainnya.

Menurutnya, hal itu berawal saat penangkapan salah satu mahasiswa di sebuah kampus yang terletak di Yogyakarta.

“Jadi pertama itu ditangkap mahasiswa salah satu universitas di Yogyakarta. Mahasiswa ini orang Karawang. Pertama kali ditangkap itu barang buktinya 101 paket siap edar,” bebernya kepada Pojokjabar.com, Minggu (17/2/2019).

Baca: Temuan Ladang Ganja di Purwakarta, Polisi Beberkan Kronologisnya, Bikin Malu Dunia Pendidikan

 

Harga jual 1 paketnya, kata Heri, seharga Rp 100 ribu. Dari hasil interograsi dan BAP Polresta Yogyakarta, jelasnya, didapat keterangan bahwa yang bersangkutan itu mendapatkan dari temannya di Karawang.

(mar/pojokjabar)

loading...

Feeds