KH.Ma’ruf : Para Santri Saat Ini Dihadapkan Tantangan yang Lebih Berat

KH. Ma'ruf Amin saat tiba di kampus II Ponpes Al-Muhajirin, dalam rangka harlah nu ke 93 dan Milad Ponpes Al-Muhajirin ke 23.

KH. Ma'ruf Amin saat tiba di kampus II Ponpes Al-Muhajirin, dalam rangka harlah nu ke 93 dan Milad Ponpes Al-Muhajirin ke 23.

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – KH. Ma’ruf Amin kunjungi Pondok Pesantren Al-Muhajirin, kehadiran calon wakil presiden tersebut dalam kegiatan Harlah NU ke 93 sekaligus acara Milad ke 23 Al-Muhajirin.

Dari pagi ribuan warga masyarakat purwakarta tumpah ruah berkumpul di lapang Polres Purwakarta. Ribuan masa tersebut kemudian mengikuti acara jalan santai yang finisnya di kampus II Al-muhajirin, sebagai tempat puncak acara Harlah ke 93 NU dan Milad ke 23 Al-Muhajirin.

Tampak hadir Wakil Gubernur Jabar, UU Ruzhanul Ulum membuka kegiatan jalan santai yang didampingi oleh sesepuh pondok pesantren Al-Muhajirin KH.DR. Abun Bunyamin.

Sementara itu saat acara dimulai di Kampus II Al-Muhajirin, KH. Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Pondok Pesantren dari jaman dahulu lembaga pendidikan keagamaan yang berperan penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.

“Dengan bekal ilmu agama dan pengetahuan umum, para santri dapat memilih dan memilah mana informasi yang benar dan mana yang di plintir atau diplesetkan. Para santri harus berani menegakkan kebenaran dan melawan kebohongan,” beber KH. Ma’ruf Amin di hadapan ribuan masyarakat purwakarta, yang didominasi oleh para santri.

Di Era digitalisasi ini, tantangan para santri jauh lebih berat. Karena informasi yang sedemikian cepat harus cepat pula memilih dan memilah mana yang baik dan bermanfaat mana yang tidak baik dan kurang bermanfaat.

“Saat ini para santri dihadapkan dengan tantangan yang lebih berat. Karena selain mempelajari ilmu agama, ilmu pengetahuan umum para santri juga dituntut harus menguasai ilmu digital untuk mengikuti perkembangan jaman,” beber KH.Ma’ruf Amin. (Mar/pojokjabar)

loading...

Feeds