Sejumlah Komunitas di Purwakarta Gelar Aksi Peduli Korban Tsunami Banten dan Lampung

GALANG DANA : Komunitas muslim saat melakukan penggalangan dana untuk korban tsunami Selat Sunda di ruas jalan Purwakarta.

GALANG DANA : Komunitas muslim saat melakukan penggalangan dana untuk korban tsunami Selat Sunda di ruas jalan Purwakarta.

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Sejumlah komunitas di Purwakarta, yang tergabung dalam Moeslim Comunity Purwakarta menggelar aksi peduli bencana gempa yang terjadi di Banten dan Lampung. Pengggalangan dana tersebut dilakukan di beberapa tempat yang berbeda di Kabupaten Purwakarta.

Menurut, ketua pelaksana, Gustiana Darmadi, dalam penggalangan dana ini ada 5 komunitas islam yakni Hijrah Purwakarta, Pemuda Hijrah Purwakarta, Brother Till Jannah (BTJ), Ghuroba, dan Gamis.

“Selain moeslim community berpartisipasi juga Viking 99 Purwakarta dan Bikers Community Clasic. Dengan dilatar belakangi visi yang sama tentang kepedulian sesama manusia akhirnya kamu semua bergabung untuk melakukan penggalangan dana bagi korban bencana tsunami di Banten dan Lampung,” ucap Gustiana, saat ditemu disela-sela penggalangan dana.

Penggalangan dana ini, lanjut dia, digelar selama tiga hari berturut-turut dengan lokasi berbeda.

“Mudah-mudahan upaya ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana. Kami juga ingin menumbuhkan rasa kemanusian dan kepedulian sosial terhadap saudara kita yang tertimpa tsunami di Banten dan Lampung di hati masyarakat Purwakarta,” kata Gustiana, yang merupakan aktivis mahasiswa di Purwakarta.

Sementara, Koordinator lapangan, Ega Pratama, pihaknya ini mengajak semua warga Purwakarta untuk peduli terhadap saudara-saudara yang terkena musibah.

“Kami turut berduka atas bencana yang melanda saudara kita di sana. Olehnya itu, kami bersama-sama melakukan penggalangan dana untuk korban tsunami Banten dan Lampung,” kata Ega.

Ega menambahkan, bahwa meringankan beban para korban bencana di Banten dan Lampung adalah tanggung jawab semua pihak, olehnya ia mengajak seluruh dermawan untuk menyisihkan bantuannya.

“Dalam masa seperti ini, kebersamaan di antara kita semua menjadi utama. Saling membantu meringankan beban saudara kita di Banten dan Lampung adalah kewajiban kita semua,” katanya.

Menurut Ega, penggalangan dana untuk Banten dan Lampung dilakukan di dua tempat yang berbeda yakni di pertigaan parcom, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sindangkasih dan di pertigaan jalan Sudirman, Purwakarta.

“Donasi yang terkumpul dari penggalangan dana yang kami lakukan, akan disalurkan langsung kepada para korban di sana,” pungkasnya.

(RK/ris/pojokjabar)

loading...

Feeds