Dua Pengedar Obat Ilegal di Purwakarta Diciduk, Ribuan Butir Heximer Disita

BARANG BUKTI: Obat heximer siap edar yang disita polisi.

BARANG BUKTI: Obat heximer siap edar yang disita polisi.

Cari Aman

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Masyarakat Purwakarta bisa sedikit bernafas lega, setelah dua pengedar heximer dan tramadol diringkus polisi di kediamannya, Desa Cihuni, Kecamatan Pasawahan. Kedua tersangka masing-masing berinisial PP (23) dan AD alias Pitoy (22).

Kasat Reserse Narkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo mengatakan, pengungkapan kasus itu berdasarkan laporan dari masyarakat, tentang adanya dua warga yang mengedarkan berbagai jenis obat-obatan tanpa dilengkapi dengan keahlian khusus di bidang farmasi.

”Atas dasar itulah kami melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek kedua tersangka di rumahnya masing-masing,” ujar Heri, Rabu (5/9/18).

Saat digerebek, anggotanya menemukan sejumlah barang bukti satu tas punggung warna hitam yang di dalamnya terdapat empat toples plastik warna putih, berisikan masing-masing 1.000 butir tablet warna kuning.

Obat keras itu berjenis heximer. Dalam bungkusan lain kedua jenis obat-obatan itu pun ditemukan 193 butir heximer.

Kemudian 14 strip tramadol dan delapan butir heximer. Selanjutnya para pelaku berikut barang bukti dibawa ke kantor Satres Narkoba Polres Purwakarta untuk diproses lebih lanjut.

”Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 196 dan 197 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan. Mereka terancam hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

(RK/gan/pojokjabar)


loading...

Feeds

DM Instagram

2 Pendiri Instagram Undurkan Diri

CO-Founder Facebook Inc Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya di perusahaan besar tersebut. Pada Senin, …