Asyik Melihat Buah Mangga, Duko Warga Purwakarta Tewas Terserempet Kereta

EVAKUASI: Jenazah Duko dibawa menggunakan mobil polisi ke rumah sakit. Gani/Radar Karawang

EVAKUASI: Jenazah Duko dibawa menggunakan mobil polisi ke rumah sakit. Gani/Radar Karawang

Cari Aman

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Seorang pria berusia sekitar 64 tahun tewas tersungkur setelah mengalami luka cukup parah dibagian kepala akibat teserempet kereta Parahyangan Jurusan Jakarta-Bandung jalur 1, tepatnya di Kampung Ulen RT01, RW01, Desa Plered, Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta, Rabu (18/7). Korban diketahui bernama Duko, warga Kampung Tegalega RT012, RW04 Desa Liunggunung, Kecamatan Plered.

Menurut keterangan saksi mata, Ilham (18) warga sekitar menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, korban berjalan menyusuri bantalan rel kereta dari arah Bandung.

”Setibanya di lokasi kejadian korban lalu berhenti dan melihat-lihat ke atas pohon mangga yang berada di pinggir rel kereta,” ujarnya.

Saat korban tengah asyik melihat buah mangga, tiba-tiba kereta datang dari arah Jakarta menuju Bandung yang langsung menghantam Duko. Korban pun tersungkur tak jauh dari lokasi kejadian.

”Sebelum tertabrak saya sempat teriak, pak awas ada kereta, tetapi dia tidak mendengar,” tuturnya.

Petugas kepolisian dari Polsek Plered yang datang ke lokasi sempat kewalahan saat akan mengevakuasi jenazah korban. Pasalnya, selain lokasi cukup curam, warga sekitar yang penasaran mulai bekerumun di sekitar tempat kejadian. Di bantu petugas Satpol PP jenazah Duko dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.

”Iya dibawa ke rumah sakit,” singkat Brigpol Rudi anggota Polsek Plered.

Sementara, mendengar kabar tersebut, Kepala Desa Liunggunung, Kecamatan Plered H. Bastomi, langsung datang ke tempat kejadian dan membenarkan jika korban adalah warganya yang setiap hari bejualan sayuran dan buah-buahan di Pasar Plered.

”Iya itu bapak Duko beliau pendengaranya sudah kurang, maklum sudah tua,” ujarnya.

(RK/gan/pojokjabar)


loading...

Feeds