Tokoh Pemuda Asal Kecamatan Sukatani Ini Pastikan Ada Bentuk Perlawanan dengan Hastag #GantiDPRD2019

Asep Undang Juana (Alex) Tokoh Pemuda Sukatani Purwakarta./Foto: Ade

Asep Undang Juana (Alex) Tokoh Pemuda Sukatani Purwakarta./Foto: Ade

Cari Aman

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Perlahan tapi pasti, warga masyarakat Purwakarta mulai tidak lagi bersimpati terhadap para wakil rakyat di DPRD. Hal ini diduga dipicu buruknya kinerja DPRD yang beberapa tahun ini menjadi sorotan masyarakat.

Dampak Kasus SPPD Fiktif, Kredibilitas DPRD Purwakarta Runtuh

Terlebih lagi, sudah dua kali DPRD Purwakarta berurusan dengan pihak penegak hukum, baik pada tahun 2015 lalu maupun baru-baru ini saat seluruh anggota dewan diperiksa pihak kejaksaan.

Beberapa tokoh pemuda merasa prihatin  atas kondisi para wakil rakyat yang dinilai buruk dalam kinerjanya. Bukannya simpati, malahan banyak masyarakat antipati terhadap para wakil rakyat. Sehingga kemungkinan besar banyak masyarakat tidak akan memilih kembali anggota dewan saat ini pada 2019 yang akan datang. Hal ini sebagaimana disampaikan Asep Undang Juana atau biasa di sapa Alex tokoh pemuda dari Kecamatan Sukatani.

“Lebih memprihatinkan lagi saat APBD kita sedang keteteran hingga dipangkas ratusan miliar. Para wakil rakyat malah melakukan kunjungan kerja keluar pulau Jawa (Bali dan Padang). Pastinya dengan alasan kunjungan kerja,” kata Alex saat diminta tanggapannya terkait kinerja DPRD.

Dugaan Kasus SPPD Fiktif, 7 Anggota DPRD Purwakarta Dipanggil Kejari

Seharusnya para wakil rakyat itu prihatin terlebih dahulu. Jangan menghambur-hamburkan anggaran. Jadwal kunjungan kerjanya diubah, yaitu di kota dalam provinsi saja guna menghemat anggaran.

“Kondisi anggaran APBD kita saat ini sedang memprihatinkan, mestinya anggota dewan itu peka dengan kondisi keuangan daerahnya. Selama ini kunjungan kerja tamengnya untuk melihat atau untuk membuat berbagai Perda, emang berapa Perda yang sudah dihasilkan selama 4 tahun ini? Saya yakin masih sangat minim,” kritik Alex dengan pedasnya.

Belum lagi masalah hukum yang saat ini masih berlanjut di Kejaksaan, ini menambah kelam dan buruk citra para wakil rakyat di mata masyarakat.

Korupsi DPRD Purwakarta Terkuak, Pejabat Kejaksaan Dikabarkan Diganti, Penyelesaian Kasus Diragukan

“Saya pastikan Pemilu 2019 yang akan datang, banyak masyarakat enggan memilih kembali anggota Dewan yang saat ini menjabat sehingga banyak bentuk perlawanan dengan hastag ganti DPRD 2019 (#gantiDPRD2019),” tegas Alex.

(Adw/pojokjabar)


loading...

Feeds

Kegiatan Alfamart Class. (ist)

Alfamart Class Hadir di Sejumlah SMK

DALAM rangka ulang tahun ke-19 Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya gelar pelatihan pemasaran di sejumlah sekolah kejuruan. Kegiatan tersebut serempak …