Panwaslu Purwakarta Selidiki Mahar Politik Rp500 Juta

BEREDAR: Kuitansi mahar politik salah seorang balon bupati beredar di media sosial. FOTO : GANI/RADAR KARAWANG

BEREDAR: Kuitansi mahar politik salah seorang balon bupati beredar di media sosial. FOTO : GANI/RADAR KARAWANG

Cari Aman

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purwakarta, bakal memanggil bakal calon kepala daerah (Balonkada) Purwakarta pemilik kuitansi bernilai Rp 500 Juta.

Hal ini dilakukan menyusul beredarnya kuitansi mahar politik yang diberikan kepada sejumlah parpol di media sosial.

Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta, Oyang Este S Fil, mengatakan, pihaknya sudah mengetahui kabar tersebut dan akan segera memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

“Besok kita agendakan memanggil salah satu balonkada atas nama H Komarudin Muttaqien, untuk diklarifikasi terkait pemberian mahar politik,” ujar Oyang, Selasa (9/1/18).

Menurutnya, selain balonkada tersebut, sejumlah nama yang terkait juga diagendakan bakal dipanggil untuk diklarifikasi. Mereka diantaranya Ketua PPP, Nasdem dan Demokrat.

“Pemberian maupaun penerimaan uang atau materi lainnya dalam proses pencalonan dilarang, sebagaimana ketentuan pasal 187 B dan C UU 10/2016 Tentang Pemilukada 2018,” tuturnya.

Seperti diisyaratkan ketentuan tersebut, tambah Oyang, anggota parpol atau gabungan parpol yang menerima imbalan dalam pencalonan diancam pidana 36-72 bulan dan denda Rp300 juta sampai Rp 1 miliar.

“Sedangkan orang atau lembaga yang memberi imbalan diancam hukuman 24 bulan sampai 60 bulan dan denda Rp300 juta sampai Rp1 miliar,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu bakal calon kepala daerah Kabupaten Purwakarta H Komarudin Muttaqien, mengaku sudah mengelontorkan dana sebesar Rp500 untuk mendaftar koalisi kemerdekaan yang dibagi ke Partai Demokrat, NasDem dan PPP.

Uang sebanyak itu, digunakan dengan alasan untuk lobby politik dan koordinasi dengan pengurus parpol di tingkat provinsi dan pusat. Namun, hingga kini belum ada kepastian siapa yang akan diusung oleh koalisi tersebut.

“Ya, saya serahkan melalui Ketua DPC PPP Purwakarta, tapi untuk selanjutnya dibagi ke partai lain, saya tidak tahu,” ujar Komarudin Muttaqien beberapa waktu lalu.

(radar karawang/gan)


loading...

Feeds

LGBT

Cianjur Perlu Perda LGBT

Mazolat berharap, pekerjaan rumah yang tak mudah ini membutuhkan kerjasama dari masyarakat dan pemkab Cianjur.