Tega Siksa dan Mutilasi Bayi Monyet Demi Konten, 2 Pemuda di Tasikmalaya Terancam 5 Tahun Penjara

Ilustrasi bayi monyet. (Ist)

POJOKJABAR.id, Tasikmalaya – Hanya demi membuat konten di media sosial, dua orang pemuda asal Tasikmalaya tega berbuat sadis dengan melakukan penyiksaan terhadap satwa yang dilindungi.


Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Heryanto mengatakan bahwa dua pemuda yang ditangkap berinisial AY (25) dan I (25).

Kedua tersangka ini melakukan penyiksaan terhadap hewan langka jenis primata monyet ekor panjang (kera) dan lutung dengan cara mengebor bagian mata, menggunting telinga hingga diblender.

Dua pelaku yang diketahui merupakan warga Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya ini sadis menyiksa dan memutilasi monyet tersebut hanya untuk dijadikan konten video yang kemudian dijual ke media sosial.


Baca Juga : Emak Emah Petani Organik Tasikmalaya Tak Pernah Renta sampai Usia Senja

“Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan dari masyarakat kepada aparat kepolisian. Dari laporan itu, kami menangkap dua orang tersangka yang masing-masing berinisial AY dan I. Kedua tersangka itu berdomisili di wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” jelas Suhardi, Selasa (13/9/2022).

“Jadi bagaimana konten itu bisa ditonton dan ada permintaan. Karena dari sana mereka mendapatkan uang,” ucapnya.

Polisi masih melakukan pengembangan atas kasus ini.

“Kedua tersangka kami jerat dengan Pasal 40 juncto Pasal 21 undang-undang nomor 5 Tahun 1990 tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta Pasal 91 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan ancaman penjara sekitar 5 tahun dan denda Rp100 juta,” katanya. (pojoksatu/int)