Bupati Kuningan Ungkap Tujuan Manfaatkan Ruangan Kamar Asrama dan Aula BKPSDM

Ilustrasi virus corona.

Ilustrasi virus corona.


POJOKJABAR.com, KUNINGAN– Bupati Kuningan, Acep Punama mengatakan bahwa langkah memanfaatkan ruangan kamar asrama dan aula di BKPSDM ini dilakukan agar keterisian rumah sakit bisa turun.

Tak hanya itu, saat ini RS dikhususkan untuk pasien dengan gejala berat dan sangat berat.

Di gedung tersebut terdapat 37 kamar, masing-masing kamar bisa untuk 2 orang.

Artinya ada 74 tempat tidur.

Ketika semua kamar penuh akan disiapkan aula dengan sarana velbed dari Kodim.

Kemdian, ada juga pusat kendali yang nantinya Tenaga Kesehatan mengontrol pasien yang di isolasi.

“Tantangan bagi Pemkab Kuningan, yaitu kondisi saat ini para tenaga kesehatan baik yang di rumah sakit maupun di Puskesmas banyak yang terpapar Covid-19 dan sedang melakukan isoman,” ungkapnya.

Bupati berharap masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar.

Hal itu karena peran serta mnasyarakat sangat membantu untuk menangani lonjakan Covid-19 di Kabupaten Kuningan.

Diketahui, Covid 19 varian delta sudah masuk Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Diduga, virus corona jenis ini yang menyebabkan terjadinya lonjakan kasus.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan masih terus mencatatkan kasus baru covid-19 dengan angka yang cukup tinggi.

Bahkan pada Jumat (2/7/2021) tercatat 478 warga terkonfirmasi positif.

Dan sedikitnya 2.667 warga yang terinfeksi covid-19 masih dalam perawatan baik isolasi mandiri maupun di rumah sakit.

Pemkab Kuningan kini berencana memakai Gedung Pusdiklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Desa Cikaso, menjadi tempat isolasi yang bisa menampung sekitar 100 pasien. (RC/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds