Penemuan Mayat Anak Perempuan Gegerkan Warga Curugrendeng

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUBANG – Warga Desa Curugrendeng, digegerkan dengan penemuan mayat yang terbungkus karung putih, Minggu pagi (17/1/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Mayat anak perempuan yang diperkirakan berusia 4- 5 tahun tanpa identitas ini ditemukan di pinggir jalan raya Curugendeng, tepatnya di jalan menuju taman buah Fruit Paradise desa Sarireja, Kecamatan Jalancagak, kabupaten Subang.

Dugaan sementara, mayat yang mulai membusuk ini adalah korban kejahatan. Sebab saat ditemukan, kondisi mayat terbungkus berlapis-lapis.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga. Warga merasa curiga setelah bungkusan tersebut ditinggal begitu saja oleh seorang pria tak dikenal pada hari Sabtu (16/1) sekitar pukul 10.30 WIB.

“Ya, saya melihat seorang pria yang memikul karung, Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 10.00 WIB, usinya sekitar 30-35 tahunan. Kemudian dia naik mobil elf jurusan arah Bandung, tapi karung yang dia pikul itu ditinggalkan di pinggir jalan. Saya nggak curiga kalau kemudian isinya itu mayat,” terang salah satu saksi mata Oman (76) warga Curugrendeng.

Setelah diperiksa, Minggu (17/1/2021) karung tersebut berisi kardus kemudian dibuka dan ternyata berisi mayat perempuan tertekuk. Diduga, mayat ini sudah meninggal lebih dari 24 jam.

“Mayat ini dibungkus karung berlapis-lapis. Pertama dibungkus karung, lalu kardus memakai lakban seperti paket, terus pakai plastik warna hitam,” katanya.

Menurut keterangan polisi, mayat jenis kelamin perempuan itu diperkirakan berusia 4 – 5 tahun.Namun, untuk kepastian data usia dan identitas mayat tersebut, masih harus menunggu hasil autopsi dari rumah sakit.

Mayat perempuan itu dibungkus berlapis lapis. Saat ditemukan, lapisan pembungkus terluar mayat itu adalah karung putih. Lapisan pembungkus berikutnya adalah kardus, lapisan plastik warna hitam dan terakhir kain sarung.

“Kondisinya sudah membusuk, diperkirakan sudah lebih dua hari. Dipastikan korban merupakan korban pembunuhan,” kata Kapolsek Jalancagak, AKP Supratman.

Lokasi pembuangan mayat jauh dari perkampungan, sekitar 500 meter dari arah jalan raya. Dan kami masih berusaha mengungkap kasus ini.

“Kita masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan mayat ini dan menghimpun keterangan dari saksi mata. Saat ini jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Indramayu untuk di Otopsi,” pungkasnya.

(RBD/anr/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

ilustrasi-miras

MPR RI Blak-blakan Soal Perpes Miras

Jadi, demi melindungi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana perintah konstitusi, dan untuk kemaslahatan terbesar bagi rakyat dan NKRI, juga sesuai dengan …