Seorang Pemuda di Tasik Dikeroyok oleh Enam Orang Pemuda Diduga Anggota Geng Motor


POJOKJABAR.com, Tasikmalaya – Seorang Pemuda di Kota Tasik, tewas setelah dianiaya oleh enam orang pemuda. Kejadian ini berawal, saat pemuda korban inisial Pulan menjadi korban pengeroyokan oleh enam orang secara tiba-tiba.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, mengatakan bahwa Pengungkapan kasus Tindak Pidana dimuka umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang maupun barang diduga dilakukan oleh berandalan bermotor.

Kabid Humas menamabahkan, dengan Dasar Laporan Polisi Nomor LP / B /338 / XI / 2020 / JBR / RES TSM KOTA tanggal 23 Nopember 2020, dua pelaku dari enam pelaku diamankan.

“Kejadianny pada hari Minggu tanggal 22 November 2020 sekitar jam 00.15 Wib, bertempat di Jl. Garuda Kec. Cibereum Kota Tasikmalaya tepatnya di belakang Kolam Renang Tirta Alam. Pulan dikeroyok oleh enam orang,” jelasnya, Jumat (27/11).

Dua tersangka, yang diamankan yakni RO dan warga Kota Tasik, dan AJ warga Purbaratu Tasikmalaya.

“Dari dua tersangka yang diamankan, salah satunya residivis kasus pencurian dengan kekerasan,” jelasnya.

Dari pengungkapan ini, diamankan barangng bukti yang berhasil diamankan yakni 1 (satu) Unit Sepeda Motor Yamaha Yupiter MX Warna Hitam No.Pol : Z-3418-VC dan 1 (Satu) buah botol.

“Saat kejadian pelaku secara bersama-sama datang ke TKP kemudian melakukan pengeroyokan dengan cara memukul menggunakan botol kaca kebagian kepala korban yang mengakibatkan luka memar, kemudian menggunakan senjata tajam di duga celurit kebagian tangan korban yang mengakibatkan Luka Robek,” jelasnya.

Saat kejadian, korban sempat lari, namun korban dihadang oleh pelaku lain yang sudah memegang Celurit dan menebaskannya sehingga mengenai tangan Korban setelah itu Korban dilempar menggunakan botol kaca dan mengenai kepala bagian belakang Korban.

“Korban berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polisi. Kepada dua pelaku yang berhasil diamankan, keduanya dijerat Pasal yang disangkakan menurut Kabid Humas Polda Jabar adalah Pasal 170 Ayat (1) ke 1 KUHPidana dan atau Pasal 2 Ayat (1) UU. RI No. 12 Tahun 1951, UU Darurat tentang Senjata Tajam. Ancaman hukuman penjara selama-lamanya 10 (Sepuluh) tahun,” pungkas Kabid Humas Polda Jabar.

(arf/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds