Pemkab Kuningan Larang SPBU Baru Jual BBM Jenis Tertentu

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, KUNINGAN– Larangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), terutama yang baru beroperasi, menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan.

Hal itu sebagai upaya mendukung terciptanya udara bersih dan sehat.

”Pemkab melarangnya saat mengeluarkan izin. Ada komitmen untuk tidak menjual BBM jenis premium,” kata Kepala Bappeda Pemkab Kuningan Usep Sumirat seperti dilansir dari Antara, Rabu (25/11).

Saat ini, menurut Usep, SPBU yang melayani BBM jenis premium tinggal SPBU lama. Itu pun tingkat konsumsinya tergolong rendah dibandingkan BBM jenis lain.

Dengan demikian, ketika stok premium tinggal sedikit di SPBU lama, tidak terjadi gejolak apa pun di masyarakat. Sebab, konsumsi paling tinggi di Kabupaten Kuningan berturut-turut adalah pertalite, pertamax, dan premium.

”Untuk kendaraan pribadi, termasuk roda dua, rata-rata masyarakat sudah tidak mau pakai premium minimal pertalite,” tutur Usep Sumirat.

Usep mengatakan, Pemkab Kuningan memang berkomitmen dalam mewujudkan udara bersih dan sehat. Selain pelarangan menjual premium di beberapa SPBU, sejak enam tahun lalu juga melarang kendaraan dinas memakai premium.

Dengan demikian BBM jenis premium praktis hanya digunakan untuk angkutan pedesaan dan pinggiran yang jumlahnya juga tidak terlalu banyak.

Selain itu, untuk transportasi publik, Pemkab Kuningan juga memperketat uji emisi termasuk uji KIR. Dan untuk memenuhi uji tersebut, perusahaan bus pun akhirnya melakukan peremajaan terhadap armada mereka.

”Karena kalau tidak lulus uji emisi, bus tersebut tidak akan laku. Rata-rata mereka menggunakan armada baru,” terang Usep Sumirat.

(jpc/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds