Geger Mang Aep Gantung Diri di Pintu Dapur, Warga Ungkap Kronologinya

Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim saat mengevakuasi korban gantung diri di Cipedes, Rabu (21/10)./Foto: Istimewa

Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim saat mengevakuasi korban gantung diri di Cipedes, Rabu (21/10)./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, TASIKMALAYA– Geger penemuan jasad seorang kakek gantung diri di pintu dapur rumahnya, Rabu (21/10) siang, di Kampung Bojong RT 01/RW 12, Kelurahan Cipedes Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Diketahui, kakek itu bernama Aep Saepudin (68), atau akrab disapa Mang Aep. Warga tak mengetahui secara jelas mengapa Mang Aep sampai nekat mengakhiri hidupnya.

Salah seorang saksi kejadian, Eris (40) mengatakan, dia sempat kaget saat hendak memberi makan ayam peliharannya. Kebetulan kandang ayam peliharannya berada di pinggir rumah Mang Aep.

“Kejadiannya pas saya mau kasih makan ayam di dekat lokasi rumah korban, ternyata sudah dalam kondisi leher tergantung tali tambang,” katanya kepada radartasikmalaya (Pojokjabar.com group)

Terang dia, Mang Aep tinggal sendirian di rumah tersebut. Dan kesehariannya tak bekerja alias pengangguran. Tapi sebelumnya sempat kerja katanya di pabrik batik.

“Kemudian saya langsung lapor pihak RT dan warga lainnya. Kaget saya. Terakhir lihat kalau saya mah sudah lama tak melihatnya. Tapi kata warga lain ada yang melihatnya kemarin sore biasa aja,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Indihiang Polresta Tasikmalaya, Kompol Didik Rohim Hadi membenarkan adanya penemuan jasad tersebut.

“Jadi yang pertama kita mendapatkan informasi dari warga bahwa telah ditemukan orang dalam keadaan tergantung di TKP jam 13.00 WIB,” tuturnya.

Dia menambahlan, korban berdasarkan informasi warga hidup sendirian di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Hasil pemeriksaan baik tim medis maupun identifikasi Polresta tak ditemukan unsur kekerasan. Kalau penyebab lain, kita belum bisa menyimpulkannya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” jelasnya.

(RT/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds