12 Paket Sabu dan Ribuan Obat Terlarang Diamankan Polisi di Kuningan, Polisi Dalami Jaringan Peredarannya

12 Paket Sabu dan Ribuan Obat Terlarang Diamankan Polisi di Kuningan, Polisi Dalami Jaringan Peredarannya

12 Paket Sabu dan Ribuan Obat Terlarang Diamankan Polisi di Kuningan, Polisi Dalami Jaringan Peredarannya


POJOKJABAR.com, KUNINGAN – Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba.

Dalam kurun waktu 18 hari Polres Kuningan telah mengungkap dua kasus penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu dan satu kasus penyalahgunaan obat-obat terlarang dengan tersangka yang diamankan sebanyak 5 (lima) orang.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago menjelaskan bahwa kasus pertama berhasil diungkap polisi dengan menangkap tersangka TB (40) Kec Sindang Agung Kab. Kuningan dan RS Alias G (41) Kec. Batununggal Kota Bandung.

“Kedua orang ini merupakan pengedar sabu-sabu, dari TB polisi mengamankan barang bukti satu paket sabu seberat 0,87 gram. sedangkan dari RS Alias G yang berhasil diamankan sebanyak 12 paket sabu dengan berat 11,45 gram,” jelasnya, Kamis (20/8).

Dari kasus ini, kedua polisi berhasil mengamankan tersangka atas nama RS (20) Kec. Lemahwungkuk Kota Cirebon dengan barang bukti satu paket sabu seberat 0,79 gram.

Kasus kedua yang berhasil diungkap,, yakni penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dimana polisi telah mengamankan tersangka atas nama DS (18) alamat Kec. Luragung Kab. Kuningan dan (AG) alamat Kec. Cidahu Kab. Kuningan.

“Dari tangan kedua tersangka polisi berhasil mengamankan 1974 obat butir jenis Trihexyphenydil, 374 butir tramadol dan 1000 butir Heximer. kedua tersangka merupakan pengedar obat-obat terlarang di wilayah Kuningan,” paparnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika terancam pidana 4 tahun penjara, dan RS Alias G dijerat pasal 114 Jo pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika terancam.

“Untuk dua tersangka kasus sabu ancaman hukuman pidana 20 tahun penjara,” jelasnya.

Sedangkan DS dan AG dijerat pasal 197 jo 196 Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Pelaku peredaran obat terlarang, terancam pidana 15 tahun penjara,” pungkasnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds