Alhamdulillah, 2 Nakes Terpapar Covid-19 di Garut Sudah Sembuh

Ilustrasi virus corona.  (pixabay)

Ilustrasi virus corona. (pixabay)


POJOKJABAR.com, GARUT– Sebanyak dua orang tenaga kesehatan (Nakes) yang terpapar Covid-19 dinyatakan sembuh.

Demikian konfirmasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

Kedua nakes tersebut dinyatakan sembuh setelah mendapatkan perawatan di ruang isolasi RSUD dr Slamet Garut kurang dari sepekan.

Mereka bertugas di Puskesmas Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, dan Puskesmas Cempaka, Kecamatan Karangpawitan. Kedua Puskesmas tersebut pun sempat ditutup pelayanannya.

“Syukur Alhamdulillah, kasus konfirmasi positif Covid-19 yaitu seorang perempuan usia 27 tahun, asal Kecamatan Karangpawitan (KC-27) dan seorang perempuan usia 24 tahun, asal Kecamatan Cilawu (KC-28), telah dinyatakan sembuh oleh tim dokter RSUD dr Slamet Garut,” kata Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita dalam keterangan resminya, Minggu, (19/7).

Dengan sembuhnya kedua nakes, jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Kabupaten Garut berjumlah 28 kasus.

Dari jumlah tersebut, 25 orang dinyatakan sembuh dan tiga lainnya meninggal dunia. Meski saat ini tidak ada lagi pasien positif Covid-19, Yunita menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan saat  pandemi Covid-19.

“Menjalankan AKB (adaptasi kebiasaan baru) dengan sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, menghindari kerumunan sertamenghindari kontak fisik seperti jabat tangan dan lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, untuk total kasus Covid-19 di KabupatenGarut sendiri, mulai OTG (orang tanpa gejala), ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan) dan terkonfirmasi positif sampai Jumat (18/7)berjumlah 5.126 kasus.

Jumlah tersebut terdiri dari 2.254 kasus OT dengan 446 dalam tahap observasi dan 1.808 selesai observasi.

Untuk ODP, terdapat 2.760 dengan 28 di antaranya masih dalam pemantauan, 6 dalam perawatan, 2.726 selesai pemantauan, dan 15 di antaranya meninggal dunia.

Sedangkan kasus PDP berjumlah 84 kasus dengan 1 kasus masih dalam perawatan, 83 orang selesai pengawasan dan 18 di antaranya meninggal dunia.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds