Buat Laporan Palsu Seolah Dirampok, Supir di Majalengka Ini Jadi Tersangka Penipuan


POJOKJABAR.com, MAJALENGKA – Seorang supir berinisial DW diamankan polisi karena melakukan penipuan dan penggelapan. Dalam pengungkapan kasus penipuan dan penggelapan oleh Polres Majalengka, pelaku DW berpura-pura sebagai korban perampokan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan bahwa pelaku ini modusnya membuat laporan palsu ke Polisi.

“Pelaku sendiri berprofesi sebagai sopir, modusnya membuat laporan palsu ke Polsek Sukahaji dan ia berpura-pura telah dirampok, setelah menjual hasil muatan berupa sayuran ke Pasar Jagasatru, Indaramayu dengan membawa hasil penjualannya sebesar Rp 11.800.000,” terangnya.

Kabid Humas menambahkan, modus yang dilakukan tersangka tersebut, guna mengelabui terhadap pemilik sayuran dan pemilik mobil itu.

“Guna meyakinkan laporanya, tersangka juga memecahkan kaca mobil menggunakan kunci roda dan selanjutnya tersangka membuat laporan polisi seolah-olah terjadi pencurian dengan kekerasan di disekitar Jalan Desa Cikalong, Sukahaji,” jelasnya.

Dari hasil cek TKP petugas melihat banyak kejanggalan, sehingga kemudian dilakukan penyelidikan dan introgasi terhadap pelapor.

“Tersangka yang juga pelapor kasus peranpokan langsung mengakui bahwa kejadian tersebut, hanya rekayasa,” jelasnya.

Selain kasus penipuan dan penggelapan oleh sopir, Polres Majalengka berhasil mengungkap 4 kasus Krimininalitas menonjol. Masing-masing 3 kasus Curat dan 1 Curanmor

“Tersangka Curat ada 3 orang dan Curanmor 1 orang,” jelas Kabid Humas.

Kasus yang diungkap seluruhnya terjadi di bulan Juli 2020. Mulai kasus pencurian handphone di dua TKP. Yakni, di Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.

Selanjutnya, kasus pencurian ratusan potong pakaian milik seorang pedagang terjadi di Jalan Raya Kadipaten-Cirebon, Majalengka dan kasus Curanmor yang terjadi di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukahaji, Majalengka.

Keempat tersangka dari lima kasus tersebut, menurut dia, masing-masing berinisial TK alias Ucing (39) warga Kecamatan Dawuan, Majalengka, FS (20) warga Desa Kasokandel, Kecamatan Kasokandel, Majalengka.

Selanjutnya, MS alias Ciwong, penduduk Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, AZ alias Abdul (19) penduduk Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu dan DW (62) warga Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga menjelaskan bahwa lima tersangka tersebut, saat ini sudah diamankan di Mapolres Majalengka, guna proses lebih lanjut.

“Akibat perbuatanya, para pelaku Curat akan dijerat pasal 363 KUHP dan Curanmor pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Sedangkan, kasus penipuan atau penggelapan akan dijerat pasal 378 KUHP, dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds