Modus Operandi Pelaku Perampokan Lintas Provinsi

Polres Kuningan ungkap kasus pencurian, Rabu (10/6/2020)./Foto: Istimewa

Polres Kuningan ungkap kasus pencurian, Rabu (10/6/2020)./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, KUNINGAN– Pelaku perampokan yang dilakukan oleh penjahat profesional lintas provinsi berhasil diungkap jajaran Polres Kuningan.

Aksi para pelaku, yakni di wilayah Kabupaten Kuningan. Para pelaku beraksi pada bulan puasa (Ramadan) lalu.

Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik menjelaskan, bahwa para pelaku ini melakukan aksi pencuriam dengan tindak kekerasan (curas) di rumah milik Danny Hardani pada tanggal 17 Mei 2020, di rumah korban yang beralamat Dusun Pahing Rt.005/Rw.002 Desa Pangkalan Kec. Ciawigebang Kab. Kuningan.

Sebanyak empat tersangka berhasil ditangkap dalam pengungkapan kasus ini.

“Tersangka yang berjumlah empat orang berhasil kami amankan, keempatnya merupakan pelaku kejahatan spesialis rumah lintas provinsi,” jelasnya, Rabu (10/6).

Para pelaku yakni SA, JO, IS dan AG ditangkap di empat lokasi berbeda.

Polres Kuningan

Polres Kuningan ungkap kasus pencurian, Rabu (10/6/2020)./Foto: Istimewa

 

“Tim Satreskrim Polres Kuningan, dibackup oleh Ditreskrimum Polda Jabar, mengejar para pelaku hingga ke Riau, NTB dan Batam,” paparnya.

Kapolres menambahkan, untuk tersangka SA diamankan di Cirebon, sedangkan tersangk JO diamankan di Batam, Tersangka IS diamankan di Batam, lalu tersangka AG diamankan di kepulauan Riau.

“Dari empat tersangka, satu warga Cirebon, satu warga Bekasi dan dua pelaku warga Sumbawa,” jelasnya.

Dari lokasi penangkapan yang berada diluar jawa, Kapolres menduga kelompok ini beraksi lintas provinsi.

“Kami masih mendalami apakah para pelaku beraksi di daerah lain selain Kuningan, kita akan kordinasi dengan Polres di seluruh Jabar dan seluruh Indonesia,” jelasnya.

Dari pengungkapan kasus di Kuningan, berhasil diamankan barang bukti yakni 2 (dua) potong celana panjang Merk Rudi Jaya warna hitam bercorak lis warna merah, 1 (satu) potong celana panjang Merk Rudi Jaya warna biru bercorak lis warna kuning, 1 (satu) pasang sepatu Merk Ardiles, warna hitam.

Termasuk 2 (dua) potong kaos warna hitam lengan panjang merk Defender, 1 (satu) potong kaos berkerah warna hitam lengan pendek merk Aeropostale, 1 (satu) buah masker warna hitam tanpa merk, 1 (satu) buah masker warna biru tua merk Adidas, 1 (satu) Buah Tas Slempang warna hitam, dengan motif corak bintang, merk DG.

“Saat penangkapan tim mengamankan dua buah Obeng Min Ukuran 8×200, gagang warna kuning, merk Hasston Super, 1 (satu) buah gunting pemotong besi, warna orange, dengan gagang warna hitam, 2 (dua) buah golok berikut sarung terbuat dari kayu warna coklat, 5 (lima) pasang sarung tangan kain warna abu-abu, 1 (satu) pasang kaos kaki setinggi mata kaki, dengan corak warna hitam, abu-abu, dengan list warna hijau, 1 (satu) buah kaos kaki setinggi mata kaki, dengan corak warna hitam bergaris warna hijau dan  abu-abu,” jelasnya.

Saat beraksi, kelompok ini juga menggunakan (satu) Unit kendaraan R4 jenis Honda CR-V, tahun 2008, warna Hitam metalik.

“Kendaraan yang disita jenis crv, Nopol : E-1196-LU, nomor rangka MHRRE38507J706703, Nosin : K24Z13906694, dengan STNK A.n Sdri. NUSTI NORMA RITA, berserta kunci kontak kendaraan, 1 (Satu) Jam Tangan Merk. CAPRINA STRORM Warna Kuning Emas, 2 (Dua) Unit Handphone Merk Nokia Warna Biru dan Warna Hitam, dan 2 (dua) Unit Handphone Merk. OPPO Warna Putih Silver,” paparnya.

“Modus operandi kasus pencurian dengan kekerasan itu terjadi pada hari Minggu tanggal 17 Mei 2020 sekira pukul 22.00 WIB, dengan cara merusak pintu rumah, setelah itu masuk dan menyekap pemilik rumah dengan cara mengikat kedua tangan dan kedua kaki di dalam sebuah kamar, setelah itu mengambil barang berharga diantaranya berupa perhiasan emas dan sejumlah uang di dalam rumah tersebut,” jelasnya.

Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah).

“Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 365 Ayat (1) dan Ayat (2) huruf 1e, 2e, 3e KUHPidana, diancam dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun penjara, “tegasnya.

Polres Kuningan masih memburu satu pelaku inisial DO yang kini menjadi DPO.

“DO ini masih kami buru, diduga otak pelaku pencurian,” pungkasnya.

(arf/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds