10 Bocah Berenang di Sungai Ciputrahaji, Air Tiba-tiba Membesar, Hanya 9 Selamat

Tim gabungan mencari bocah hanyut di Sungai Ciputrahaji Ciamis (ist)

Tim gabungan mencari bocah hanyut di Sungai Ciputrahaji Ciamis (ist)


POJOKJABAR.com, CIAMIS— Sebanyak 10 bocah warga Desa Sukajadi Pamarican Ciamis terseret arus air Sungai Ciputrahaji, Minggu (16/02). Sungai tiba-tiba membesar dan menenggelamkan 1 bocah.

Sembilan bocah berhasil menyelamatkan diri dari hempasan air sungai yang tiba-tiba besar itu. Sementara 1 bocah bernama Alfan Nursifa (12) warga Dusun Sukasari RT 11/ 03 Desa Sukajadi Pamarican terseret air bah.

Air sungai tiba-tiba membesar karena di hulu sungai hujan deras. Sementara di hilir biasa-biasa saja.

Saat itu teman-temanya sempat menyelamatkan diri, namun korban meski sempat ditolong, malah terseret arus dan menghilang.

Hingga Minggu malam, keberadaan bocah yang tercatat sebagai siswa MI Sukaraja ini belum juga ditemukan.

“Hari ini tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian korban dengan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan melakukan penyisiran dari lokasi kejadian sampai pertemuan Sungai Ciseel dengan Sungai Citanduy sejauh 2 KM,” terang Rudi, Senin (17/2/2020).

Tim SAR Gabungan di Ciamis melakukan pencarian terhadap satu orang anak yang dilaporkan tenggelam di sungai Ciputrahaji.

Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah melalui Rudi, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, menjelaskan bahwa perihal anak tenggelam di sungai Ciputrahaji Ciamis, diterima informasinya oleh Basarnas Minggu malam.

Adapun unsur SAR yang terlibat di lapangan yaitu pos SAR Tasikmalaya, Tagana, Polsek ciamis dan Warga setempat dengan alat yang digunakan satu unit rescue Carrier 1 set Palsar Air, 1 set Peralatan Medis 1 set Peralatan Komunikasi.

 

(arf/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds