Kisah Rokayah, Penyandang Tunanetra di Ciamis, Belum Mendapat Bantuan

Rokayah./Foto: Rmol

Rokayah./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, CIAMIS– Rokayah (70), sosok nenek puluhan tahun sebagai penyandang tunanetra sekaligus ibu dua anak sudah akrab dengan kemiskinan sejak dahulu.

Untuk makan sehari-hari pun perlu perjuangan ekstra, apalagi memperbaiki rumahnya.

Ia menempati rumah reyot dan sempit berukuran 2×4 meter.

Rokayah juga tidak mendapat bantuan seperti program penanggulangan kemiskinan, Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Pemerintah Kabupaten Ciamis.

“Tidak mendapat bantuan beras dan telur dari pemerintah (BPNT), PKH juga tidak,” kata Rokayah kepada wartawan, Minggu (26/1).

Rokayah merupakan warga Dusun Cianda RT 1 RW 6 Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Dia mempunyai dua anak, Wawan (50) dan Agus (40).

Pekerjaan kedua anaknya juga tidak mampu membantu memperbaiki rumah Rokayah. Wawan bekerja mengayuh becak. Sementara Agus kerjanya masih serabutan.

“Jadi penghasilan kedua anaknya juga tidak mencukupi untuk membangun rumah yang memprihatinkan dan nyaris ambruk itu,” kata Ketua DKM Masjid AL-Ikhlas Dusun Cianda, Dedi Suhendi (48).

Bahkan, lanjutnya, jika cuaca sedang hujan. Rumah Rokayah itu bocor. Atapnya sudah bolong bahkan disangga oleh bambu karena akan ambruk.

Warga merasa iba melihat keadaan Rokayah. Tetangga Rokayah sering membantunya, seperti memberikan makanan untuk sehari-hari Rokayah.

“Untuk mencukupi kehidupanya sendiri juga sulit. Sehingga mereka itu dibantu masyarakat. Pembangunan rumahnya sekarang juga dibantu warga. Karena bantuan pemerintah tidak ada, makanya dibantu oleh swadaya masyarakat,” ujar Dedi.

Sementara itu, Kepala Dusun Cianda Toni Cahyadi mengungkapkan bahwa proposal pengajuan pembangunan rumah tidak layak huni juga sudah dilayangkan bersama Ketua DKM. Namun tak kunjung datang bantuan dari Pemerimtah Kabupaten Ciamis.

Maka dari itu, masyarakat melakukan swadaya dengan membantu memberikan berbagai material. Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat yang memberikan bantuan.

“Karena tidak layak huni, rumah Rokayah dibangun masyarakat, semoga bermanfaat,” ujarnya.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds