Kronologis Ngeri Kebakaran di Pangandaran, Nyawa Kakek Melayang

Kebakaran di Desa Sukaresik, Pangandaran, Selasa (21/1/2020) malam./Foto: Rmol

Kebakaran di Desa Sukaresik, Pangandaran, Selasa (21/1/2020) malam./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, PANGANDARAN- Warga Dusun Pari, Tirta Kusuma, menjelaskan kronologis kebakaran yang menimpa sosok kakek bernama Rohmin (70).

Menurutnya, sang kakek tinggal berdua bersama anaknya. Nahas, saat kejadian, sang putera tak ada di tempat.

“Tadi tuh sempet hujan dan kami lihat ada percikan api dari saklar listriknya. Api terus membesar, Kakek Rohim enggak bisa keluar,” ungkap Tirta, kepada Wartawan Selasa (21/1).

Kemungkinan lain kebakaran, kata Tirta, bisa bersumber dari obat nyamuk bakar karena sang kakek kerap menggunakan setiap menjelang tidur.

“Kan material rumahnya terbuat dari bahan mudah terbakar, bisa saja api itu terus menjalar hingga membakar seluruh rumah beserta kakek Rohmin,” pungkasnya.

Seperti diketahui, diduga konsleting listrik dan api bersumber dari obat nyamuk bakar, seorang pria paruhbaya beserta rumahnya hangus dilalap si jago merah.

Diketahui, korban bernama Rohmin (70) warga Dusun Pari RT 06 RW 12, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran. Jiwanya tidak tertolong karena terjebak dalam ganasya api.

(rmol/pojokjabar)

 

Loading...

loading...

Feeds