Cerita Polisi, Susuri Lokasi Tanaman Ganja Sulit Dijangkau di Gunung Guntur

Polisi dan TNI mengamankan pohon ganja untuk dibawa ke Satnarkoba Polres Garut./Foto: Rmol

Polisi dan TNI mengamankan pohon ganja untuk dibawa ke Satnarkoba Polres Garut./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, GARUT– Polres Garut melakukan evakuasi terhadap sejumlah 30 pohon ganja di lereng Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Evakuasi ini dilakukan sejak Sabtu (18/1) sore dan baru berakhir pada Minggu (19/1) dini hari.

Kasatnarkoba Polres Garut, AKP Cepi Hermawan mengatakan, lokasi tanaman ganja sangat sulit dijangkau. Ia bersama anggota polisi dan Koramil Tarogong harus berjalan kaki selama dua jam.

Jalur menuju lokasi, lanjutnya, sangat jarang dilintasi warga. Pihaknya juga berkali-kali salah jalan untuk mengevakuasi tanaman ganja.

“Sementara ada 30 pohon yang sudah kami bawa. Kemungkinan masih ada (tanaman ganja lain). Nanti akan lakukan penyelidikan lebih dulu,” ujar Cepi di Mapolsek Tarogong Kaler usai mengevakuasi tanaman ganja, Minggu (19/1).

Untuk mencapai lokasi, tuturnya, pihaknya meminta bantuan warga. Warga yang menemukan tanaman tersebut juga jadi penunjuk jalan. Namun ia beberapa kali lupa, sehingga memakan waktu lama.

“Tanamannya kami bawa ke Mapolres dulu. Akan diselidiki lebih dulu,” katanya.

Pohon ganja itu, diperkirakan Cepi baru berumur dua bulan. Tanaman itu ditanam di lereng dan tertutupi tanaman lainnya.

“Lokasi penemuan sudah dipasang garis polisi. Petugas juga masih akan menyisir kawasan tersebut,” ucapnya.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds