Darah Tinggi Kambuh, Guru Agama Sukahurip Meninggal di Pintu Kelas

Guru agama SD yang meninggal saat mengajar di kelas (ist)

Guru agama SD yang meninggal saat mengajar di kelas (ist)


POJOKJABAR.com, CIAMIS— Eti Maryati (53) guru agama SDN 3 Sukahurip Pamarican Kabupaten Ciamis meninggal dunia di pintu kelas usai darah tingginya kumat di dalam kelas saat mengajar.

Informasi dihimpun wartawan, Eti memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi yang sudah lama dideritanya.

Eti diketahui tengah berjalan hendak menuju ruang guru karena diduga pusing saat mengajar di kelas.

Baru sampai pintu kelas, ia terkulai lemas. Kemudian siswa melapor ke guru lain yang ada di ruang guru.

Eti kemudian dibawa ke ruang guru, ketika sudah dibaringkan tak lama kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.

Sontak meninggalnya Eti membuat kaget guru dan para siswa.

Sumiati, guru di SDN 3 Sukahurip, mengatakan, Eti sebelumnya sering mengeluh sakit kepala karena memiliki darah tinggi.

Kondisi Eti sebelum meninggal memang tengah sakit, kakinya bengkak namun tetap memaksakan diri untuk mengajar.

“Kondisinya lagi sakit karena kakinya juga bengkak-bengkak, tapi memaksakan diri untuk mengajar. Kabarnya akan kontrol ke dokter hari Sabtu,” kata Sumiati.

“Saya merasa kehilangan beliau, karena beliau itu orangnya sangat baik sekali, murah senyum, semoga beliau itu diterima di sisi Allah SWT, ” jelasnya.

 

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds