Selain Kerajinan, Enceng Gondok di Sungai Cimanuk Akan Jadi Pakan Ternak

Pembersihan Eceng Gondok Di Sungai Cimanuk Garut./Foto: Rmol

Pembersihan Eceng Gondok Di Sungai Cimanuk Garut./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, GARUT– Sejumlah petugas di Garut mulai membersohkan enceng gondok di Sungau Cimanuk meski dengan alat seadanya.

Eceng gondok atau dengan nama ilmiah eichhornia crassipes ini menutup aliran Sungai Cimanuk, tepatnya di Jembatan Copong, Jalan Sudirman.

Eceng gondok sendiri dikhawatirkan bakal menghambat laju air ketika air sungai Cimanuk meluap.

Keberadaan eceng gondok sempat dikeluhkan masyarakat sekitar.

Menurut Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut, Tubagus Agus Sofyan, mengatakan, eceng gondok menutup aliran Sungai Cimanuk sepanjang 700 meter.

Sudah sebulan lebih, eceng gondok berada di Sungai Cimanuk.

“Tidak ada yang tanam. Tiba-tiba saja ada eceng. Jumlahnya terus bertambah setiap harinya,” ujar Tubagus saat ditemui di lokasi, Rabu (11/12).

Tubagus menyebut, petugas dari BPBD, Tagana, Damkar, TNI, polisi, dan masyarakat ikut membersihkan eceng gondok.

Pihaknya mengerahkan perahu karet untuk mengangkut eceng gondok ke pinggir sungai.

“Nanti akan ditarik dulu ecengnya ke Bendungan Copong. Terus akan ditarik ke pinggir menggunakan winch dari mobil jip. Sudah minta bantuan juga ke komunitas jip untuk mengangkut ecengnya,” katanya.

Eceng tersebut akan dimanfaatkan oleh lembaga swadaya masyarakat untuk digunakan pakan ternak. Selain itu, eceng gondok juga akan dijadikan bahan kerajinan.

“Dipilah dulu mana yang bisa dipakai pakan dan kerajinan. Sisanya akan dibuang,” ucapnya.

Diperkirakan, eceng gondok yang akan dibersihkan berjumlah sembilan ton.

Pembersihan dilakukan hingga eceng gondok tak kembali menutup Sungai Cimanuk.

 

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds