119 Batang Pohon Diamankan dalam Kasus Penebangan Hutan tanpa Izin di Ciamis


POJOKJABAR.com, CIAMIS – Polres Ciamis melalui Unit Tipiter mengungkap kasus penebangan hutan tanpa izin di areal Hutan. Dalam pengungkapan kasus penebangan pohon tanpa izin ini, diamankan satu orang tersangka.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo mengatakan tindak pidana penebangan hutan tanpa izin terungkap, dimana pelaku melakukan aksinya dengan modus operandi tersangka membuka lahan dan menanam tumbuhan Kapol.

“Tersangka menebang pohon rimba yang ada di dalam kawasan hutan lindung perhutani tanpa izin dari pejabat yang berwenang. Lalu menanam tumbuhan Kapol,” jelasnya sabtu (7/12).

Tersangka J, (48 thn) yang berprofesi sebagai Pedagang. Diamankan dirumahnya di Dusun Banjarsari Rt 3 rw 6 Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kab. Pangandaran.

“Dari tangan tersangka diamankan Barang bukti 1 (satu) unit mesin Chain Shaw merk New Wes warna orange putih, ” jelasnya.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo menambahkan, selain alat pemotong pohon diamankan juga 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha vega warna merah, 1 (satu) unit motor Yamaha vega hitam silver, 1 (satu) unit sepeda motor honda GL 160 D, 73 (tujuh puluh tiga) batang pohon rimba campur yang diambil dari petak 7A.

“Tim juga mengamnkan 46 (empat puluh enam) batang pohon rimba campur yang diambil dari petak 5B, 5C1 dan 5C2,” papar Kapolres.

Untuk lokasi penebangan atau tempat kejadian perkara, berada di Petak 7A RPH Cisalah BKPH Pangandaran KPH Ciamis.

Atas perbuatannya melanggar pasal 12 huruf (b) jo pasal 82 ayat (1) huruf (b) UU RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun.

“Tersangka J juga diberi sanksi denda paling sedikit Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah),” paparnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds