Curhat Organda Garut: Solar Langka Hanya di Priangan Timur

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, GARUT– Kelangkaan solar terjadi selama satu pekan ini dikeluhkan dan dipertanyakan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Garut.

Menurut pihaknya, kelangkaan tersebut hanya terjadi di wilayah Priangan Timur.

Ketua Organda Garut, Yudi Nurcahyadi, mengatakan, anggotanya banyak yang mengeluh karena sulit mendapat solar. Untuk mendapat solar, tak jarang harus mencari ke wilayah Kabupaten Bandung.

“Saya sudah koordinasi dengan Organda se-Jabar. Kelangkaan solar itu cuma terjadi di Priangan Timur. Untuk daerah lain ternyata masih tersedia,” ucap Yudi ditemui di kantornya, Jumat (15/11).

Hingga kini, pihaknya belum mendapat alasan yang jelas terkait kelangkaan solar. Ia berharap, permasalahan tersebut bisa segera diatasi agar tak merugikan masyarakat.

“Organda se Priangan Timur sudah layangkan surat ke Hiswana Migas. Intinya ingin mengetahui alasan kelangkaan. Dalam waktu dekat akan rapat di Tasik soal masalah ini,” katanya.

Informasi yang diterimanya, kuota solar di Garut sudah dikurangi. Dari kuota sebanyak 16 ribu liter per hari dipangkas menjadi 8 ribu liter. Akibatnya, SPBU membatasi pembelian solar.

“Kalau seperti ini terus, pelayanan publik akan terkena imbasnya. Bukan hanya untuk angkutan barang. Tapi juga angkutan umum,” ucapnya.

Data Dinas Perhubungan Garut, angkutan barang dan orang yang menggunakan solar mencapai 15 ribu unit. Sebanyak 30 persen sudah mengurangi operasional.

“Banyak yang takut mogok di jalan karena tidak ada BBM-nya. Jadi pilih dikandangkan dulu angkutannya,” ujarnya.

(gan/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds