Suhu Panas Sebabkan Lima Gunung Terbakar di Garut, Terbaru Gunung Guntur

Gunung Guntur yang terbakar (ist)

Gunung Guntur yang terbakar (ist)

POJOKJABAR.com, GARUT-– Lima gunung terbakar di Kabupaten Garut akibat suhu panas yang terjadi saat ini. Terkini, kawasan Gunung Guntur yang terbakar dari Jumat (25/10) hingga Sabtu (26/10).

Adapun lima gunung yang terbakar di Garut dalam sepekan ini antara lain Gunung Guntur, Gunung Karacak, Gunung Cikuray, Gunung Haruman, dan Gunung Putri.

Mengantisiapsi hal yang tidak diinginkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut menutup wilayah pendakian ke Gunung Guntur.

“Gunung Guntur dan Gunung Karacak masih ada api yang terpantau. Makanya untuk Gunung Guntur ditutup dulu buat pendaki,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, Sabtu (26/10).

Penutupan pendakian sendiri dilakukan karena asap kebakaran bisa membahayakan pendaki. Angin yang besar bisa membuat api menyebar ke arah tempat kemping.

“Kami khawatir terjadi sesuatu kepada pendaki. Bisa menyebar ke camping ground kalau ada angin kencang. Kami juga masih berupaya memadamkan api,” katanya.

Selain Gunung Guntur dan Karacak, tiga gunung lainnya dalam waktu sepekan ikut terbakar.

Yakni Gunung Cikuray, Gunung Haruman, dan Gunung Putri. Selain lima gunung, terdapat tiga hutan yang terbakar.

“Kalau hutan ada di kawasan Pamulihan, Malangbong, dan Banjarwangi yang terbakar,” ucapnya.

Untuk total luas lahan yang terbakar, Tubagus menyebut belum bisa memastikan. Pasalnya petugas masih fokus memadamkan api.

Namun rata-rata kebakaran menghanguskan empat hektare lahan.

Penyebab kebakaran, tambahnya, diperkirakan karena cuaca yang panas. Suhu di Garut saat ini bisa mencapai 29 sampai 32 derajat. Padahal biasanya hanya di kisaran 23 derajat celcius.

Sementara itu, Kasi KSDA Wilayah V Garut Dody Arisandi, membenarkan jika pendakian ke Gunung Guntur ditutup sementara. Proses pemadaman masih dilakukan petugas hingga kemarin sore.

“Belum tahu sampai kapan (penutupan pendakian). Petugas dan masyarakat juga masih berupaya memadamkan api,” kata Dody saat dihubungi.

Api di Gunung Guntur mulai terlihat pada Kamis malam. Untuk penyebab kebakaran, pihaknya belum mengetahui. Petugas masih fokus untuk memadamkan api.

“Belum bisa dipastikan luasan lahan yang terbakar. Nanti akan diukur setelah pemadaman selesai,” ucapnya.

Kebakaran di Gunung Guntur, lanjutnya, berada di sekitar puncak dan baru pertama kali terjadi. Sebelumnya, kebakaran terjadi di pinggir-pinggir gunung.

“Dulu cuma di pinggirnya dan bisa ditangani. Tapi yang ini sulit karena akses ke puncaknya sulit,” katanya.

 

(ral/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds