Categories: NasionalPriangan

Langgar Syariat Islam, MUI Kabupaten Garut Sebut Permintaan kepada Kepolisian Soal Vina Garut

POJOKJABAR.com, GARUT– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut KH Sirojul Munir meminta pihak kepolisian memberikan hukuman berat kepada pelaku adegan video porno tersebut.

“Kejadian itu jelas sangat memalukan. Selain melanggar hukum negara mengenai pornografi, juga melanggar syariat Islam,” ujarnya saat dihubungi Rakyat Garut, kemarin.

Menurut dia, kasus video porno mencoreng muka masyarakat Garut, karena video tersebut sudah menyebar kemana-mana. “Ini hukumannya harus berat, supaya tidak ada lagi kasus seperti ini,” katanya.

Seperti diketahui, tersangka wanita dalam kasus video porno bernisial V (19) akhirnya buka suara. Pemeran wanita dalam video viral itu mau melakukan “aksi ranjang” karena diminta mantan suaminya, A (30).

Terduga pelaku video porno Vina Garut./Foto: Istimewa

 

“Dia (mantan suami, Red) sudah meminta beberapa kali untuk begitu. Sudah saya tolak, tetapi terus maksa,” ujar V kepada wartawan di ruang penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Garut Rabu (21/8).

Dia mau melakukan adegan dengan pria tak dikenal karena tidak mau ditinggalkan A yang kala itu masih suaminya. Kata dia, saat itu A mengutarakan bahwa melakukan “aksi” itu akan menjaga keutuhan rumah tangganya. “Saya takut ditinggal, karena waktu itu saya tidak tinggal dengan orang tua. Mantan suami yang menjadi tempatnya berlindung saat itu,” katanya.

Pemeran pria Vina Garut positif HIV diperiksa polisi (ist)

 

Dia mulai melakukan hubungan badan beramai-ramai awal tahun 2018. Saat melakukannya, V mengaku secara batin merasa tak nyaman, apalagi menjadi tontonan beberapa orang. Tapi terpaksa karena takut dimarahi suaminya kala itu. “Jadi kepaksa seperti menikmati. Sebenarnya nggak nyaman, cuma mau gimana lagi,” katanya.

V mengaku sudah tiga kali melakukan “aksi ranjang” dengan lebih dari dua pria. Dua kali dilakukannya di sebuah hotel dan satu lagi di tempat kos di Wanaraja. “Pria itu saya tidak kenal. Itu kenalan (mantan) suami di twitter,” katanya.

Dalam melakukan “aksi ranjang” ramai-ramai, dirinya hanya menerima uang sebesar Rp 500 ribu. “Bayaran pastinya saya tidak tahu. Mantan suami saya hanya kasih segitu (Rp 500 ribu, Red),” ujarnya.

 

(yna/RT/pojokjabar)

Siti Maryam @@MaryamMaci

Editor (Redaksi)

Share
Published by
Siti Maryam @@MaryamMaci
Tags: Berita Garut Hari Inikabupaten garutMUI Kabupaten GarutTersangka Vina GarutVina Garut

Recent Posts

  • Berita Menarik
  • Internasional
  • Pantura

Korban Diteror, KNPI Karawang Minta Polisi Usut Perdagangan Manusia

Tindak tegas penipuan TKI, jerat dengan pasal penjualan orang

14 Oktober 2019 22:47 WIB 22:47
  • Bogor

DPRD Akan Investigasi Mall Boxsis 123 Tajur Bogor

Jangan sampai kita belum selesaikan masalahnya kemudian diteruskan, akan menimbulkan masalah baru

14 Oktober 2019 21:31 WIB 21:31
  • Cirebon

AKBP Suhermanto : Terduga Teroris YF Merupakan Amir JAD Cirebon

POJOKJABAR.com, CIREBON - Terduga teroris YF yang diamankan Densus 88 merupakan Amir jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Cirebon. Kapolres Cirebon…

14 Oktober 2019 20:37 WIB 20:37
  • Berita Unik
  • Pantura

Sambut Hari Sumpah Pemuda, KNPI Karawang Distribusikan Air

Kami berharap, sumber- sumber mata air yang ada kita pelihara dan jaga dengan baik bersama-sama

14 Oktober 2019 20:21 WIB 20:21
  • Bekasi

DPRD Tak Mau Buru-buru Soal Pemekaran Kabupaten Bekasi

Pojokbekasi.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membentuk Forum Koordinasi Daerah Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkoda PP DOB). Forkoda…

14 Oktober 2019 20:16 WIB 20:16
  • Bekasi

Operasi Katarak Gratis bagi Ratusan Peserta

Kesehatan

14 Oktober 2019 20:01 WIB 20:01