Polres Majalengka Ungkap Detik-detik Pelaku Pemerasan Korban dengan Ancaman Berita Terciduk

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono ungkap kasus pemerasan melalui pemberitaan./Foto: Rmol

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono ungkap kasus pemerasan melalui pemberitaan./Foto: Rmol

POJOKJABAR.com, MAJALENGKA– Pelaku pemerasan dengan mengancam korban melalui pemberitaan berhasil ditangkap Kepolisian Resort (Polres) Majalengka,

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono menjelaskan, kejadian pada hari Jumat 26 Juli 2019 sekitar jam 16.30 WIB bertempat di Warung Es Kelapa Muda Jatirebah Blok Panglayungan, Desa Jatipamor Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka.

Hal itu diungkapkan Kapolres Majalengka dalam konferensi pers di halaman Sat Reskrim Polres Majalengka, Kamis (1/8).

Didampingi Kasat Reskrim AKP M.Wafdan Muttaqin, Kapolres menjelaskan kronologis kejadian, pada hari Jumat tanggal 26 Juli 2019 sekitar jam 15.00 WIB diperoleh informasi dari Zullyansah, korban, bahwa terlapor YT meminta uang sebesar Rp7.500.000 dengan alasan untuk menutupi berita di koran.

Apabila permintaan tidak dipenuhi, terang Mariyono, maka berita terkait pelapor (korban) akan disampaikan ke aparat penegak hukum. Akibat ada ancaman, korban terpaksa memenuhi tuntutan YT dengan nilai yang sudah disepakati Rp5.000.000.

Selanjutnya uang tersebut oleh korban diserahkan kepada saksi Wahyu untuk diserahkan kepada YT yang mengajak bertemu di TKP pada jam 16.30 WIB.

Pada saat saksi Wahyu menyerahkan uang tersebut dan uang sudah ada di tangan terlapor, sesaat seketika itu anggota Reskrim langsung menangkap dan mengamankan terlapor berikut dengan barang buktinya,” ujar Kapolres Majalengka.

“YT telah melakukan pemerasan, melakukan dugaan tindak pidana pemerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 Jo pasal 369 KUHPidana. Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara,” ujar Mariyono.

Dalam kasus ini, barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp5.000.000 yang diamankan dari tangan YT.

(des/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds