Bupati Kuningan Moratorium Tiga Perizinan, Ini Alasannya

Bupati Kuningan, Acep Purnama. Ahmad/pojokjabar

Bupati Kuningan, Acep Purnama. Ahmad/pojokjabar

POJOKJABAR.com, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan memutuskan untuk memoratorium tiga perizinan, diantaranya izin pembangunan perumahan, izin pendirian kendang ayam serta termasuk pembatasan izin di wilayah pegunungan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Semua itu untuk mengantisipasi ancaman bahaya bencana alam di wilayahnya.

“Kami moratorium dulu, atau tidak lagi memberi izin pembangunan perumahan, sebelum ada konsep penataan yang akan melibatkan perguruan tinggi,” kata Bupati Kuningan H Acep Purnama kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).

Ia menuturkan pemerintah terpaksa memberlakukan moratorium untuk melakukan penataan ruang, agar pembangunan perumahan membangun perumahannya di lahan resapan air. “Harus ada ketegasan dalam membatasi lahan perumahan ini. Jika tidak sawah produktif akan habis tergerus oleh sektor properti itu,” katanya.

“Karenanya izin untuk perumahan yang membutuhkan lahan di atas satu hektare tak lagi dikeluarkan,” sambungnya.

Ia menyampaikan moratorium diberlakukan agar perizinan pembangunan perumahan lebih selektif, tidak membangun di sembarang tempat yang dapat merusak lingkungan.

Moratorium itu, lanjut dia, upaya mengatasi persoalan bencana banjir di hulunya, selain penanganan banjir di hilirnya.

“Selain izin perumahan, ada tiga perizinan yang di moratorium, diantaranya izin pendirian kendang ayam dan pembatasan pembangunan di wilayah gunung ciremai,” katanya.

(amd/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds