Kecelakaan Tol Cipali Bikin Polisi Sibuk Dalami Korban Terduga Pelaku

Korban kecelakaan Tol Cipali./Foto: Istimewa

Korban kecelakaan Tol Cipali./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Polda Jawa Barat terus mendalami kasus kecelakaan beruntun empat kendaraan lantaran penyerangan seorang penumpang kepada supir bus.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Sufahriadi mengatakan, bahwa terduga pelaku penyerangan atas nama Amsor sudah dilakukan cek urine.

“Kita cek urine, dan hasilnya negatif. Untuk itu, akan kita dalami apa penyebab utama si penyerang supir tersebut menyerang,” papar Kapolda, Senin (17/6).

 

Terkait apakah betul supir dan kernet akan membunuh penumpangnya, pihaknya akan dalami masalah kejiwaannya.

“Kejiwaannya akan didalami juga, setelah lukanya sembuh,” jelas Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar didampingi Kapolres Majalengka dan Dirlantas Polda Jabar saat memberikan keterangan kepada wartawan di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Senin (17/6/2019). Kirno/pojokjabar

Kapolda Jabar didampingi Kapolres Majalengka dan Dirlantas Polda Jabar saat memberikan keterangan kepada wartawan di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Senin (17/6/2019). Kirno/pojokjabar

 

Polisi akan mengisolasi Amsor di Rumah Sakit.

 

“Agak terluka juga kondisi Amsor dan akan kita isolasi juga nanti,” paparnya.

Keterangan saksi, seorang ibu, dan hasil dari pengakuan dari tersangka akan dikonfrontir.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Polisi Rudy Sufahriadi cek kondisi korban luka di Rumah sakit Mitra Plumbon. Kirno/pojokjabar

Kapolda Jawa Barat, Irjen Polisi Rudy Sufahriadi cek kondisi korban luka di Rumah sakit Mitra Plumbon. Kirno/pojokjabar

 

“Nanti akan kita padukan keterangan saksi dan terduga pelaku penyerangan,” jelasnya.

 

Sejauh ini, untuk kasus penyerangan kernet bus juga sudah dimintai keterangan.

“Setelah Amsor sembuh, dan nanti akan kita dalami lagi,” paparnya.

Polda Jabar cek lokasi kecelakaan di Tol Cipali

Polda Jabar cek ke RS Mitra Plumbon./Foto: Istimewa

 

Diakui Kapolda, jika Supir bus tidak mengantuk.

“Hasil tes urine supir negatif karena mobil itu menyebrang jalanan akibat serangan dari si Amsor tersebut. Spontanitas atau tidak akan kita dalami lagi,” pungkasnya.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds