Hingga Magrib Jalan Kuningan – Cirebon Macet

Jalur Kuningan - Cirebon mengalami kepadatan. Ahmad/pojokjabar

Jalur Kuningan - Cirebon mengalami kepadatan. Ahmad/pojokjabar

POJOKJABAR.com, KUNINGAN – Pasca Lebaran 1440 Hijriyah, jalur Kuningan-Cirebon mengalami kemacetan yang signifikan. Hal itu menyusul dengan peningkatan volume kendaraan baik roda dua mupun empat di Kapupaten Kuningan. Kemudian, tidak sedikit jumlah kendaraan yang berlalu lalang itu di dominasi oleh plat nomor kendaraan luar daerah.

“Kalau abis lebaran begini kang, jalan di Kuningan selalu macet,” ungkap Udin salah seorang pengendera saat ditemui di kemacetan tadi.

Data terhimpun, petugas Kepolisian dan Dishub Kabupaten Kuningan juga memberlakukan rekayasa jalan. Kontan dalam kepadatan kendaraan seperti saat ini. Jalur alternatif juga menjadi lajur kendaraan.

Seperti diketahui sebagi jalur alternatif untuk wilayah barat itu memasuki Desa Gunung Keling dan tembus di Desa Cirea, Kecamatan Mandirancan.

“Jalur alternatif biasa digunakan itu melewati jalan desa di Gunung keling – Ragawacana – Pejambon – Sukamukti – Jalaksana – Sembawa – Peusing – Bandorasa – Linggajati – Setianegara – Cibeureum – Randobawa dan ujung masuk desa Cirea kecamatan Mandirancan itu perbatasan daerah Kuningan – Cirebon,” ungkap petugas Dishub tadi.

Berdasarkan penelurusan di lapangan, titik kemacetan itu di akibatkan adanya aktivitas keluar masuk kendaraan di gerbang objek wisata. Seperti objek wisata pemandian Cibulan, pemandian air panas Sangkanurip, objek wisata Linggajati dan Pemandian Aqua Sangkan Park Bandorasa.

“Untuk pengunjung memang mengalami peningkatan signifikan. Namun untuk presentase itu belum bisa di taksir berapa persen pendapat dari sekarang,” ucap petugas objek wisata linggajati.

(amd/pojokjabar)

loading...

Feeds

Ngelem

Miris, Masih SD Sudah Ngelem

Tiga bocah yang masih berstatus pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cugenang, tertangkap basah sedang asyik menggelar pesta …